Translate

Tuesday, July 7, 2026

VLAN - Pengertian, Fungsi dan Jenis-jenis VLAN

VLAN atau Virtual LAN adalah sebuah model jaringan yang membagi beberapa jaringan secara logikal kedalam beberapa jalur yang berbeda tapi tetap lewat perangkat penghubung yang sama. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil ( subnet ) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar komputer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap komputer harus memiliki sebuah alamat IP dan subnet mask yang sesuai dengan VLAN tersebut.

Fungsi VLAN
VLAN memberikan sebuah metode untuk membagi satu fisik network ke banyak broadcast domain. Broadcast domain ini biasanya sama dengan batas IP subnet, tiap subnet mempunyai satu VLAN. VLAN membolehkan banyak virtual LAN berdampingan dalam sebuah fisik LAN ( switch ). Jadi, semisal ada dua mesin yang terhubung dalam sebuah switch, keduanya tidak dapat mengirim ethernet frame ke mesin lain meski dalam satu kabel yang sama.


Jenis-jenis VLAN

Default VLAN, adalah VLAN yang sudah ada sejak pertama kali switch dihidupkan. sebelum dikonfigurasi, semua port yang ada pada switch akan tergabung ke dalam default VLAN dan dapat tergabung pada masing-masing VLAN. Pada Cisco, default VLAN adalah VLAN 1.
Data VLAN, adalah VLAN yang hanya mengatur trafik data pada VLAN.
Native VLAN, adalah VLAN yang dikembalikan ke suatu port apabila tidak dalam bentuk trunking dan untagged.
Voice VLAN, adalah VLAN yang mendukung VoIP dan dikhususkan untuk komunikasi data suara pada VLAN.
Management VLAN, adalah VLAN yang di konfigurasi untuk management switch.
Cara kerja VLAN
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode ( tipe ) yang digunakan, baik menggunakan port, MAC address dan lain-lain. Semua informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu VLAN ( tagging ) di simpan dalam suatu database ( tabel ), jika penandaannya berdasarkan port yang digunakan maka database harus mencatat port-port yang digunakan oleh VLAN.
Untuk mengaturnya, maka biasanya digunakan switch/bridge yang dapt diatur. Switch / bridge ini yang akan menyimpan semua informasi dan konfigurasi suatu VLAN dan dipastikan semua switch / bridge memiliki informasi yang sama. Switch akan menentukan kemana data-data akan diteruskan dan sebagainya.

Keuntungan VLAN

Security, tiap data yang bersifat sensitive akan terpisah dari jaringan yang ada, sehingga akan mengurangi pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting.
Cost Reduction, dapat menghemat biaya karena tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrade jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.
Higher Performance, dapat mengurangi trafik yang diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa karena membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik.
Broadcast Storm Mitigation, dapat mengurangi jumlah peralatan yang berpartisipasi dalam broadcast.
Improved IT Staff Efficiency, dapat memudahkan pengelolaan jaringan karena user dengan kebutuhan jaringan yang sama akan berbagi VLAN yang sama.
Simpler Project or Application Management, memudahkan pengelolaan sebuah project atau bekerja karena memiliki fungsi-fungsi terpisah.


itulah beberapa penjelasan mengenai VLAN. 

sekarang kita akan coba praktekan bagaimana mengkonfigurasi VLAN pada jaringan melalu sofware simulasi menggunakan Cisco Packet Tracker. berikut Videonya.


Monday, July 6, 2026

3 Komputer dan Jaringan Dasar (Penjelasan Lengkap Tentang Power Supplay)


PENGERTIAN, CARA KERJA, FUNGSI DAN JENIS-JENIS POWER SUPPLY
Power-Supply-Komputer
I.   PENGERTIAN POWER SUPPLY
Power Supply adalah perangkat keras yang berfungsi untuk menyuplai tegangan langsung kekomponen dalam casing yang membutuhkan tegangan, misalnya motherboard, hardisk, kipas, dll. Input power supply berupa arus bolak-balik (AC) sehingga power supply harus mengubah tegangan AC menjadi DC (arus searah), karena hardware komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC. Power supplyberupa kotak yang umumnya diletakan dibagian belakang atas casing.
 _______________________________________________________________
 
II.   CARA KERJA POWER SUPPLY
Ketika kita menekan tombol power pada casing, yang terjadi adalah langkah berikut.Power supply akan melakukan cek dan tes sebelum membiarkan sistem start. Jika tes telah sukses, power supply mengirim sinyal khusus pada motherboard, yang disebut power good
 _______________________________________________________________
 
III.  FUNGSI POWER SUPPLY
 
1. Fungsi Power Supply Pada Komputer.
   Fungsi Power Supply pada komputer adalah sebagai perangkat keras yang memberikan atau menyuplai arus listrik yang sebelumnya diubah dari bentuk arus listrik yang berlawanan atau AC, menjadi arus listrik yang searah atau biasa disebut sebagai arus DC. Power supply menyuplai arus listrik DC yang dibutuhkan oleh perangkat keras di dalam komputer beberapa contoh hardware yang membutuhkan arus listrik DC adalah harddisk, fan, motherboard dan lain-lain. Power supply juga memiliki kenektor kabel yang masing-masing konektor kabel tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda yang sangat dibutuhkan oleh komputer pada saat ini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa power supply merupakan perangkat keras yang sangat penting dalam mengoperasikan suatu komputer.
 
2. Fungsi Power Supply berdasarkan beberapa jenis konektor 
      Power supply memiliki banyak konektor. Dan masing-masing dari konektor memiliki fungsi yang berbeda. Walaupun sebagian kabel memiliki tegangan listrik yang sama, tetapi setiap konektor sudah dikelompokkan berdasarkan fungsinya. Untuk pengenalan, disini ada beberapa tipe konektor dan fungsinya pada komputer yaitu:
a. ATX power connector (20pin + 4pin) :
 
 
 
conn_atx_classic2ATX 20/24 pin konektor digunakan untuk menghubungkan power supply unit (PSU) ke motherboard. Versi lama dari ATX motherboard masih menggunakan ATX 20 pin konektor, jika kita menggunakan motherboard yang terbaru sudah membutuhkan ATX 24 pin konektor. Konetktor ini terdiri dari 2 bagian. Bagian pertama berjumlah 20 pin dan bagian kedua 4 pin. Jika kita menggunakan motherboard yang baru maka gabungkan antara 20 + 4 pin konektornya.
 
b. AT power connector (12 pin) :
 
images
Konektor ini digunakan untuk motherboard kelas Pentium II kebawah. Konektor yang memiliki 12 kabel ini dikelompokkan terpisah menjadi 2 bagian. Bagian pertama disebut Konektor P8 dan bagian kedua disebut P9. Masing-masing konektor memiliki 6 kabel. Untuk menghindari kesalahan dalam pemasangan, kita cukup mempertemukan konektor yang memiliki kabel hitam di tengah-tengah.
 
c. Molex connector :
 
4pin-power-Molex
Konektor ini digunakan sumber tenaga bagi harddisk dan cd drive. Kadang sebagian produsen juga membuat fan / kipas pendingin, lampu-lampu dan asesoris lainnya menggunakan konektor ini. Konektor ini memiliki 4 kabel yang berbeda warna, yaitu Merah, Hitan dan Kuning. Setiap warna memiliki sumber tegangan yang berbeda-beda pula.
d. Berg connector :
 
1796421403087750607
Merupakan konektor ukuran mini dari Molek. Konektor ini khusus digunakan untuk Floppy Drive atau pun external audio card. Warna yang digunakan sama dengan molek konektor, yaitu Warna Kuning (+12V), Merah (+5V) dan Hitam (0V atau Ground). Karena penggunaan konektor ini jarang sekali, makanya pada setiap PSU hanya berjumlah 1 atau 2 paling banyak.
e. ATX 12V (Intel) 4 pin connector :
 
eps4plus4
Konektor ini kebanyakan dipakai oleh para pengguna yang menggunakan Processor buatan Intel. Fungsi dari konektor ini adalah sebagai penyedia tenaga tambahan sebesar 12 V untuk Pentium 4 CPU. Jadi pada Pentium 4 kebawah, konektor ini tidak perlu digunakan. Sekarang sebagian AMD motherboard juga sudah menggunakan konektor ATX 12V ini.
f. pin PCI-E connector :
 
162146-front2
Konektor yang satu ini memang jarang ditemukan untuk semua PC. Biasanya orang yang menggunakan PSU ini adalah orang yang bekerja di bidang Multimedia khususnya Video. Karena konektor ini hanya digunakan sebagai penambah daya untuk video card yang menggunakan slot PCI Express. Jika kita menggunakan Videoa Card jenis ini, tentu saja kita harus memiliki PSU yang mendukung untuk konektor ini.
g. SATA Power connector :
 
satapowerfaq
Konektor ini merupakan jenis terbaru yang biasa digunakan untuk power pada Hard Disk SATA (serial ATA). Konektor ini disambungkan melalui Molek konektor (extended).
 
 
3. Fungsi Power Supply Berdasarkan Management Kabelnya
Power Supply juga dibedakan berdasarkan management pemasangan kabelnya. yaitu power supply non-modular dan power supply modular. Secara populasi, power supply non-modular lebih banyak di jual di pasaran karena memang segmen-nya untuk kalangan kantong pas-pas-an. Yang membedakan adalah management pemasangan kabelnya. Untuk lebih jelaskan lihat gambar perbedaannya berikut.
 Modular_2_zps8d23ceb5Gambar power Supply non modular
Gambar diatas contoh power supply non-modular. Terlihat kabel dijadikan satu bundle dan keluar dari 1 lubang serta tidak bisa dilepas pasang, jadi jika ada kabel yg tidak digunakan maka kabel itu tetap menjuntai, dari kerapian agak menganggu dan tentunya juga mempengaruhi sirkulasi udara di casing.
 A406-1111-main01-opGambar power Supply modular
Sedangkan 2 gambar diatas adalah contoh power supply modular, tiap kabel bisa dilepas pasang sesuai kebutuhan. Dengan demikian, managament kabel akan lebih mudah, otomatis kualitas sirkulasi di casing komputer juga ikut terbantu. Kekuranganya dari segi harga, pasti lebih mahal ketimbang yang non-modular.
________________________________________________________________
 
 IV. JENIS-JENIS POWER SUPPLY
 
 
Jenis-Jenis-Power-Supply
     Jenis-Jenis Power Supply yang terdapat pada kebanyakan komputer sekarang ini terbagi menjadi dua jenis. Kedua jenis power supply tersebut adalah Power Supply AT dan Power Supply ATX. Dari kedua jenis power supply tersebut memiliki beberapa perbedaan dan fungsinya.
 
1. Power Supply AT
 
gfg
Power Supply AT merupakan jenis power supply yang tergolong lawas. Pada masa kejayaannya, power supply jenis ini banyak digunakan oleh komputer Pentium II dan juga Pentium III. Meskipun kini sangat jarang ditemui, namun Power Supply AT sesungguhnya memiliki berbagai kelebihan. Power supply jenis ini memiliki kabel power yang terhubung ke motherboard yang terbagi menjadi dua, yaitu konektor P8 dan P9. Resiko kesalahan pemasangan dengan menggunakan power supply jenis ini pun sangat sedikit, mengingat untuk pemasangannya dibutuhkan ketelitian tinggi. Kesalahan yang biasa terjadi saat pemasangan power supply adalah terbalik mengingat terdapat dua konektor penghubung. Untuk pemasangan yang benar anda harus memperhatikan kabel power warna hitam pada masing-masing konektor. Pasangkan tepat pada tengah-tegah sambungan untuk menghindari konsleting. Untuk mematikan Power Supply AT, anda harus menekan tombol power secara langsung mengingat power supply jenis ini terhubung secara langsung ke chasing computer.
 
 
2. Power Supply ATX.
 
Jenis-Jenis-Power-Supply      Power supply jenis ini memiliki tampilan yang lebih simpel dibandingkan power supply sebelumnya. Untuk jenis power supply satu ini kabel konektor dengan motherboard sudah menjadi satu dengan jumlah total 20 PIN. Oleh karena itu, Power Supply ATX sering juga disebut dengan ATX 20 PIN. Untuk pemasangannya sendiri, power supply jenis ini tergolong sangat mudah. Hal tersebut mengingat jika terjadi kesalahan dalam pemasangan maka port pada motherboard dengan konektor tidak akan menyatu. Hindari pemaksaan saat pemasangan karena dapat menebabkan kerusakan baik pada port maupun pada konektor.
      Kelebihan dari Power Supply ATX dibandingkan dengan AT adalah pada tombol powernya. Untuk ATX 20 PIN sendiri sudah dilengkapi dengan auto shutdown yang berfungsi mematikan power supply ketika computer dimatikan. Sehingga kita tidak perlu susah payah untuk menekan tombol power seperti pada Power Supply AT. Dari jenis-jeins power supply diatas, Power Supply ATX menjadi primadona untuk power supply saat ini. Hal tersebut terbukti dari banyaknya pengguna komputer yang memilih untuk menggunakan power supply yang satu ini.

5 Pemograman Perangkat Bergerak (Tugas 1 Membuat ID Card Dengan LiniearLayout)


Oke pada pembahasan artikel di sini saya akan menjelaskan bagaimana cara mengerjakan tugas membuat ID Card dengan menggunakan LinearLayout pada pemograman perangkat bergerak. (Pemograman Android Menggunakan Android Studio) 

Langsung kepada pembahasan Langkah-langkah yang harus kita lakukan adalah sebagai berkut.

1. Buatlah Perancangan Desain Antar Muka Aplikasi yang akan kita buat. 
2. Tentukan bagian-bagian dari antar muka 
3. Implementasikan kepada aplikasi, dengan tahapan-tahapan berikut.
  • Buat new Projet di aplikasi android studio 
  • Masukan terlebih dahulu bagian-bagian view kepada layout 
  • Sesuaikan letak bagian-bagian view tersebut
  • Sesuaikan jenis huruf, warna huruf dll sehingga tampilan menjadi seperti yang kita inginkan 

4. Coba Run di Smartphone anda, kalo belum tau caranya liat di link berikut



ini Source Code nya : 

Ingat Jangan di Copy Paste ya !!! tapi coba rasakan dan ketik secara manual , ikuti langkah-langkahnya, karena kalau tidak biasanya akan error... 

Selamat berkoding, 

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"    xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"    android:layout_width="match_parent"    android:layout_height="match_parent"    tools:context="com.andreseptian.tugas12rpl.MainActivity"    android:orientation="vertical"    android:layout_margin="10dp">
<ImageView android:src="@drawable/image" android:layout_width="100dp" android:layout_height="150dp" android:layout_marginBottom="10dp" android:layout_weight="4" android:layout_gravity="center"/>
<LinearLayout android:layout_width="match_parent" android:layout_height="wrap_content" android:orientation="horizontal" android:layout_marginBottom="10dp" android:layout_gravity="center" android:layout_weight="1"> <TextView android:layout_width="75dp" android:layout_height="wrap_content" android:text="Nama" android:textStyle="bold"/> <TextView android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text=":" android:layout_weight="0"/> <TextView android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text="Andre Septian" android:layout_marginLeft="10dp"/> </LinearLayout>
<LinearLayout android:layout_width="match_parent" android:layout_height="wrap_content" android:orientation="horizontal" android:layout_marginBottom="10dp" android:layout_weight="1"> <TextView android:layout_width="75dp" android:layout_height="wrap_content" android:text="Kelas" android:textStyle="bold"/> <TextView android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text=":"/> <TextView android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text="12 RPL" android:layout_marginLeft="10dp"/> </LinearLayout>
<LinearLayout android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:orientation="horizontal" android:layout_marginBottom="10dp" android:layout_weight="1"> <TextView android:layout_width="75dp" android:layout_height="wrap_content" android:text="Alamat" android:textStyle="bold"/> <TextView android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text=":"/> <TextView android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text="Blok Srimulya Desa Cisoka Cikijing" android:layout_marginLeft="10dp"/> </LinearLayout>
<LinearLayout android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:orientation="horizontal" android:layout_marginBottom="10dp" android:layout_weight="1"> <TextView android:layout_width="75dp" android:layout_height="wrap_content" android:text="Email" android:textStyle="bold"/> <TextView android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text=":"/> <TextView android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text="andre.septian@hotmail.com" android:layout_marginLeft="10dp"/> </LinearLayout>
<LinearLayout android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:orientation="horizontal" android:layout_weight="1"> <TextView android:layout_width="75dp" android:layout_height="wrap_content" android:text="No Telp." android:textStyle="bold"/> <TextView android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text=":"/> <TextView android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text="085295557633" android:layout_marginLeft="10dp"/> </LinearLayout>
</LinearLayout>


Hasilnya Akan Jadi Seperti ini








Sunday, July 5, 2026

3 Komputer dan Jarigan Dasar (Penjelasan Lengkap Tentang Hardisk)

Perangkat penyimpanan atau yang lebih di kenal dengan harrdisk merupakan Perangkat keras penyimpanan data sekunder, Yaitu data yang disimpan sebagai pusat magnetik pada piringan logam yang disebut platter yang berputar secara terintegrasi.

Fungsi dari Harddisk itu sendiri adalah Perangkat penyimpanan data atau file pada sebuah komputer atau laptop. 
Di dalam suatu harddisk terdapat penyimpanan tentang berbagai informasi mengenai perangkat komputer itu sendiri. contohnya berapa kapasitas harrdisk itu sendiri. Semakin cepat harddisk bekerja, semakin cepat juga transfer yang akan dihasilkan. Karena itu harddisk sangat mempengaruhi kinerja sebuah komputer.

Secara umum harddisk digunakan untuk menyimpan suatu data yang sudah telah dihasilkan oleh pemrosesan sebuah komputer. Harddisk sendiri mempunyai ruang utama dari sebuah komputer. Di dalam sebuah harddisk terdapat macam-macam  direktori, folder, subdirektori, dan subfolder, yang fungsinya dipakai untuk meletakkan data dan beberapa informasi dari ruang utama harddisk.

Sedangkan untuk sejarah perkembangan Harddisk yaitu :


1. TAHUN 1961 : IBM 1311

Pada tahun 1961 IBM menciptakan Hard Disk Drive (HDD)  dengan menggunakkan head yang terpisah dalam setiap komponen datanya yang disebut juga Disk Storage Unit Control System Meganical International System. Dan HDD pertama yang dapat Removable (Dapat dicopot atau dipasang lagi ) adalah IBM 1311, yang menggunakan IBM 1316 untuk menyimpan 2 juta karakter.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


2. TAHUN 1962 : IBM 1301

IBM melaunchingh harddisk dengan kode 1301 "Advanced Disk File", yang memiliki 25 piringan masing-masing memiliki ukuran 24 inchi dan berkapasitas 28 MB.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


3. TAHUN 1965 : IBM Ramkit 2310

IBM meluncurkan harddisk yang diberi kode 2310 "Ramkit" dengan satu piringan berukuran 14 inchi harddisk ini berkapasitas 1.024 MB (1mb) . ini harddisk pertama yang hanya mempergunakan satu piringan.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



4. TAHUN 1979 : FUJITSU F6421 "Eagle"

Fujitsu memperkenalkan media penyimpanan pertama berukuran 10.5 inchi disk drive berkode F6421 "Eagle" dengan kapasitas 446MB menggunakan piringan sebanyak 6 buah dengan ukuran masing-masing piringan 10.5 inchi.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



5. TAHUN 1979 : Seagate Technology ST-506

Seagate Technology melaunching ST-506, dalah yang pertama menggunakan media berukuran 5.25 inchi, disk drive dengan kapasitas 5 MB dengan menggunakan empat buah
piringan yang masing-masing berukuran 5.25 inchi.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


6. TAHUN 1981 : SONY OA-D3OV

Sony memperkenalkan disket drive pertama dengan ukuran 3.5 inchi ini adalah disk drive pertama berukuran 3.5 inchi disk drive dengan kode OA-D3OV dengan kapasitas 0.4375 MB yang terdiri dari piringan tunggal berukuran 3.5 inchi.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



7. TAHUN 1983 : RODIME RO352

Rodime memperkenalkan disk drive pertama yang berkapasitas 10mb . disk drive ini dibuat dengan kode RO352 yang terdiri dari dua piringan dengan masing-masing piringan berukuran 3.5 inchi.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



8. TAHUN 1983 : Maxtor XT-1140

Maxtor memperkenalkan XT-1140, adalah disk drive pertama menggunakan delapan buah piringan yang di control oleh perantara motor dengan ukuran masing-masing piringan sebesar 5.25 inchi dengan kapasitas mencapai 126 MB.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


9. TAHUN 1986 : Conner CP340

Conner Peripherals merilis harddisk berkode CP340, harddisk ini berukuran 3.5 inchi dan berkapasitas 40 MB dengan memanfaatkan dua buah piringan di dalamnya.


10. TAHUN 1986 : Conner CP3022

Conner memeperkenalkan harddisk dengan kode CP3022 dengan kapasitas 21 MB dengan mempergunakan satu buah piringan berukuran 3.5 inchi

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



11. TAHUN 1988 : Hitachi DKU-86i

Hitachi melaunching harddisk dengan kode DKU-86i, di klaim yang pertama harddisk dengan kapasitas 1,890 MB dengan mempergunakan delapan buah piringan.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



12. TAHUN 1989 : Western Digital Standar IDE (Integrated Drive Electronic)

Pada tahun 1989, Western Digital membuat standar IDE (Integrated Drive Electronics) untuk semua ukuran Harddisk.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


13. TAHUN 2001 : Seagate SATA

Pada tahun 2004, Seagate meluncurkan Hard disk SATA pertama dengan Native Command queing. kapasitas HD ini sudah mencapai 120GB. Dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hingga 6 kali lipat.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


14. TAHUN 2005 : Samsung Hard Disk

Perkembangan Harddisk terus melaju dan kini setahun setelahnya, tepatnya pada tahun 2005 Samsung memperkenalkan sebuah hybrid hard disk 2.5 inci, HD ini menggunakan komponen mekanis magnetis dan NAND flash memory yang berfungsi sebagai buffer yang cepat.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



15. TAHUN 2006 : Seagate Penperdicular Recording, Momentus 5400.3

Pada tahun 2006 Seagate meluncurkan Penperdicular Recording, Momentus 5400.3 sebuah HD 2.5 inci, berkapasitas 160 GB yang menggunakan teknik vertical recording.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



16. TAHUN 2007 : Hitachi DeskStar 7K1000

Pada tahun 2007 Hitachi meluncurkan DeskStar 7K1000 Harddisk Terabyte pertama ke pasaran, dengan kapasitas 1000GB, atau 1 TeraByte. Dibanding pada setahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hampir 10 kali lipat.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


17. TAHUN 2010 - Sekarang : SanDisk SSD (Solid State Drive)

Solid State Drive (SSD) yang tidak berisik, hemat daya, cepat dan sangat handal, merupakan kriteria HDD masa depan. SSD dengan kapasitas paling besar saat ini berukuran 256GB. Namun, SSD memiliki kekurangan yang terletak pada masalah harga yang sangat mahal dibandingkan HDD. Para Ahli memprediksi bahwa masih dibutuhkan sekitar 5 tahun sampai SSD dapat menyamai kapasitas HDD konvensional dengan harga yang sama.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



Pengertian Hard Disk Drive (HDD, juga sering disebut Hard Disk, Hard Drive atau Fixed Disk). Hard Disk Drive adalah perangkat penyimpanan data yang digunakan untuk menyimpan dan mengambil informasi digital menggunakan disk (cakram) yang dilapisi dengan bahan magnetik.

Fungsi Hard Disk Drive (HDD)
Sama halnya dengan pengertian hard disk, mengetahi fungsi hard disk itu sendiri juga merupakan hal yang sangat penting.

Pada dasarnya, Hard Disk berfungsi untuk menyimpan Data Digital. Semua data yang Anda simpan di komputer, ada di hard disk. Bukan hanya dokumen, gambar, musik, dan video saja. Tetapi juga Program, Preferensi, dan bahkan Sistem Operasi komputer Anda semuanya disimpan di dalam hard disk komputer.

Jika hard disk komputer Anda rusak, maka Anda akan kehilangan semuanya. Itulah alasan sebagian besar orang atau perusahaan memiliki sebuah data cadangan (Backup Data). Mereka memiliki hard disk lain dan menyalin semua file penting mereka ke hard disk tersebut.

Sudah Tahu Pengertian Hard Disk Drive dan Fungsinya ? Mari Kita Lihat Lebih Jauh Lagi
Selain Pengertian Hard Disk Drive dan fungsinya, berikut beberapa hal penting lainnya yang perlu anda ketahui.

Seberapa Besar Kapasitas Hard Disk yang Anda Butuhkan ?
Semua data yang disimpan di hard disk memiliki ukuran masing-masing. Ukuran file teks sangat kecil, sedangkan file gambar lebih besar, file musik bahkan lebih besar lagi, namun file videolah yang terbesar dari semuanya.

Hard Disk itu seperti skala, tidak mengetahui perbedaan jenis file yang ada di dalamnya, hanya ukuran file yang diketahuinya. Hard Disk mengukur file berdasarkan MegaByte (MB), GigaByte (GB), dan TeraByte (TB).

Secara kasarnya, 1 MegaByte sama dengan 1 juta Byte, 1 GigaByte sama dengan 1 miliar Byte, dan 1 TeraByte sama dengan 1 triliun Byte.

Jika Anda hanya ingin menyimpan atau mem-backup beberapa file, maka Anda dapat menggunakan hard disk yang berkapasitas kecil (500 GB mungkin sudah lebih dari cukup). Namun jika anda ingin menyimpan atau mem-backup seluruh data komputer anda, atau bahkan beberapa komputer, atau jika anda menyimpan banyak file video atau audio, maka tentunya anda akan membutuhkan hard disk dengan kapasitas yang lebih besar (mungkin 1 TB atau lebih).

Seberapa Pentingkah Kecepatan Hard Disk ?
Saat Anda menghidupkan Komputer, menjalankan Program, membuka File, mendengarkan Lagu, atau melakukan hal lainnya menggunakan Komputer, pada saat itu anda sedang menggunakan hard disk yang ada di komputer anda. Disk (cakram) yang ada di dalam hard disk berputar, semakin cepat disk itu berputar, semakin cepat pula komputer Anda dapat mengeksekusi perintah yang anda berikan.

Jadi bisa disimpulkan bahwa hard disk dengan kecepatan 7200 RPM lebih cepat dibandingkan dengan hard disk yang memiliki kecepatan 5400 RPM. Itu artinya kecepatan komputer akan sangat dipengaruhi oleh kecepatan putaran disk yang ada di dalam hard disk komputer anda.

Bila menyimpan file atau aplikasi kecil di hard disk eksternal lalu membuka atau menjalankannya, Anda hampir tidak akan melihat adanya perbedaan dengan hard disk internal. Namun akan terlihat sangat jelas sekali bila anda membuka file dengan ukuran yang lebih besar atau menjalankan aplikasi yang lebih besar.

Sebaiknya Memilih Hard Disk Internal atau Eksternal ?
Hard disk internal menyediakan penyimpanan data dengan kecepatan tertinggi. Sedangkan Hard disk eksternal akan memberi Anda penyimpanan dengan fleksibilitas yang lebih tinggi dan dapat digunakan kapan pun Anda membutuhkannya.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Hard disk internal harus dipasang secara fisik dengan membuka komputer Anda, suatu hal yang enggan dilakukan oleh sebagian besar orang. Namun file dan program Anda akan disimpan langsung di komputer dan selalu ada kapan pun Anda membutuhkannya.

Sedangkan Hard disk eksternal bisa anda sambungkan ke komputer Anda melalui port yang ada di komputer kapan pun anda membutuhkannya. Anda bisa membawa file-file penting anda kemanapun anda pergi dan mentransfernya ke komputer manapun tanpa masalah teknis apa pun.

Jenis-jenis Sambungan Hard Disk
Ada 4 cara dasar untuk menyambungkan hard disk Anda ke komputer:

USB

USB merupakan jenis sambungan yang paling umum digunakan, Anda tidak perlu menyiapkan apa pun. Colokkan saja ke komputer/laptop, maka Komputer akan langsung mengenali hard disk anda, dan Anda bisa membaca serta menyimpan file saat itu juga.

FireWire

Colok dan gunakan seperti USB, FireWire jauh lebih cepat, sehingga cara ini sangat populer untuk mentransfer file video.

SATA

SATA merupakan sambungan standar untuk hard disk internal. SATA dapat memberi kecepatan transfer file yang paling tinggi dengan format apa pun.

eSATA

Jenis sambungan ini tidak banyak digunakan namun memiliki kinerja yang tinggi dan paling sering ditemukan di PC. Kecepatan kinerja sambungan eSATA hampir sama dengan hard disk internal.

Demikianlah pengertian hard disk drive dan fungsinya, serta hal penting lainnya yang perlu anda ketahui. Hopefully could help.