Translate

Monday, June 29, 2026

2 Pemograman Perangkat Bergerak (Mengenal Android Studio)



KOMPETENSI DASAR 

3.1. Memahami teknologi pengembangan aplikasi mobile
4.1. Menyajikan teknologi pengembangan aplikasi mobile

MATERI POKOK 

Instalasi tool/perangkat pengembangan aplikasi mobile

MEMASANG ANDROID STUDIO

Pada bahasan yang kedua ini saya akan menjelaskan, mengenai tahapan-tahapan menginstali android studio, di 3 sistem operasi yang berbeda, 
  1. Menginstal Android Studio di Sistem Operasi Windows
  2. Menginstal Android Studio di Sistem Operasi MacOS
  3. Menginstal Android Studio di Sistem Operasi Linux
oke sebelum ke pembahasan inti saya akan terlebih dahulu untuk menjelaskan apa sih Android Studio, untuk apa fungsinya? 

di kelas X dan XI mungkin kalian pernah menggunakan NetBeans, eclipse, Borlan C++, C5Pro dll. nah android studio pun fungsinya sama seperti software-software di atas, namun lebih khusunys Android Studio diciptakan khusus untuk pemograman Android. di pelajaran sebelumnya saya sudah menjelaskan kepada temen-temen bagaimana perkembangan teknologi mobile, dan di sana juga sudah di bahas apa itu android. nah kalo lupa silahkan klik di sini untuk mempelajari kembali. 

Nah kali ini saya akan menjelaskan lebih mendetail. Android Studio adalah Lingkungan Pengembangan Terpadu - Integrated Development Environment (IDE) untuk pengembangan aplikasi Android, berdasarkan IntelliJ IDEA . Selain merupakan editor kode IntelliJ dan alat pengembang yang berdaya guna, Android Studio menawarkan fitur lebih banyak untuk meningkatkan produktivitas Anda saat membuat aplikasi Android, misalnya:
  • Sistem versi berbasis Gradle yang fleksibel
  • Emulator yang cepat dan kaya fitur
  • Lingkungan yang menyatu untuk pengembangan bagi semua perangkat Android
  • Instant Run untuk mendorong perubahan ke aplikasi yang berjalan tanpa membuat APK baru
  • Template kode dan integrasi GitHub untuk membuat fitur aplikasi yang sama dan mengimpor kode contoh
  • Alat pengujian dan kerangka kerja yang ekstensif
  • Alat Lint untuk meningkatkan kinerja, kegunaan, kompatibilitas versi, dan masalah-masalah lain
  • Dukungan C++ dan NDK
  • Dukungan bawaan untuk Google Cloud Platform, mempermudah pengintegrasian Google Cloud Messaging dan App Engine
Laman ini berisi pengantar dasar fitur-fitur Android Studio. Untuk memperoleh rangkuman perubahan terbaru, lihat Catatan Rilis Android Studio.
Struktur Proyek



Gambar 1 File Proyek Di Android Studio

Setiap proyek di Android Studio berisi satu atau beberapa modul dengan file kode sumber dan file sumber daya. Jenis-jenis modul mencakup:
  • Modul aplikasi Android
  • Modul Pustaka
  • Modul Google App Engine

Secara default, Android Studio akan menampilkan file proyek Anda dalam tampilan proyek Android, seperti yang ditampilkan dalam gambar 1. Tampilan disusun berdasarkan modul untuk memberikan akses cepat ke file sumber utama proyek Anda.

Semua file versi terlihat di bagian atas di bawah Gradle Scripts dan masing-masing modul aplikasi berisi folder berikut:
  • manifests: Berisi file AndroidManifest.xml.
  • java: Berisi file kode sumber Java, termasuk kode pengujian JUnit.
  • res: Berisi semua sumber daya bukan kode, seperti tata letak XML, string UI, dan gambar bitmap.
Struktur proyek Android pada disk berbeda dari representasi rata ini. Untuk melihat struktur file sebenarnya dari proyek ini, pilih Project dari menu tarik turun Project (dalam gambar 1, struktur ditampilkan sebagai Android).

Anda juga bisa menyesuaikan tampilan file proyek untuk berfokus pada aspek tertentu dari pengembangan aplikasi Anda. Misalnya, memilih tampilan Problems dari tampilan proyek Anda akan menampilkan tautan ke file sumber yang berisi kesalahan pengkodean dan sintaks yang dikenal, misalnya tag penutup elemen XML tidak ada dalam file tata letak.

Antarmuka Pengguna

Jendela utama Android Studio terdiri dari beberapa bidang logika yang diidentifikasi dalam di bawah ini 


  1. Toolbar memungkinkan Anda untuk melakukan berbagai jenis tindakan, termasuk menjalankan aplikasi dan meluncurkan alat Android.
  2. Navigation bar membantu Anda bernavigasi di antara proyek dan membuka file untuk diedit. Bilah ini memberikan tampilan struktur yang terlihat lebih ringkas dalam jendela Project.
  3. Editor window adalah tempat Anda membuat dan memodifikasi kode. Bergantung pada jenis file saat ini, editor dapat berubah. Misalnya, ketika melihat file tata letak, editor menampilkan Layout Editor.
  4. Toolbar window appears muncul di luar jendela IDE dan berisi tombol yang memungkinkan Anda meluaskan atau menciutkan jendela alat individual.
  5. Tool window  memberi Anda akses ke tugas tertentu seperti pengelolaan proyek, penelusuran, kontrol versi, dan banyak lagi. Anda bisa meluaskan dan juga menciutkannya.
  6. Status bar menampilkan status proyek Anda dan IDE itu sendiri, serta setiap peringatan atau pesan.

Anda bisa menata jendela utama untuk memberi Anda ruang layar yang lebih luas dengan menyembunyikan atau memindahkan bilah alat dan jendela alat. Anda juga bisa menggunakan pintasan keyboard untuk mengakses sebagian besar fitur IDE.

Anda dapat menelusuri seluruh kode sumber, basis data, tindakan, elemen antarmuka pengguna, dan seterusnya setiap saat dengan menekan tombol Shift dua kali, atau mengeklik kaca pembesar di sudut kanan atas dari jendela Android Studio. Ini akan sangat berguna misalnya saat Anda mencoba menemukan tindakan IDE tertentu yang Anda lupakan cara memicunya.

Nah itu sedikit penjelasan mengenai android studio, sebagai bahan awal pembelajaran pemograman perangkat bergerak ini, oke langsung saja saya akan menjelaskan bagai mana tahapan dari proses instalasi Android Studio ini 

Klik Disini Untuk Melanjutka 
Instalasi Android Studio di Sistem Operasi Windows





Sunday, June 28, 2026

3 Keamanan Jaringan (Tujuan, Resiko dan Ancaman Pada Jaringan Komputer)




Pendahuluan
Keamanan Komputer seperti yang dikatakan oleh John D. Howard, seorang Analisys Of Security Incidents On The Internet pada tahun 1989-1995, mengatakan bahwa : “Computer Security is preventing attackers form achieving objectives through unathorized access or unauthorized use of computers & Networks”. Yaitu proses pencegahan yang dilakukan oleh penyerang untuk terhubung ke dalam jaringan komputer melalui akses yang tidak sah, atau penggunaan secara ilegal dari komputer dan jaringan. 

Jadi Kalau kita simpulkan Keamanan komputer adalah suatu cabang teknologi yang dikenal dengan nama keamanan informasi yang diterapkan pada komputer. Sasaran keamanan komputer antara lain adalah sebagai perlindungan informasi terhadap pencurian atau korupsi, atau pemeliharaan ketersediaan, seperti dijabarkan dalam kebijakan keamanan.

Tujuan Keamanan Jaringan Komputer 

Menurut Garfinkel dan Spafford, ahli dalam computer security, komputer dikatakan aman jika bisa diandalkan dan perangkat lunaknya bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Keamanan komputer memiliki 5 tujuan, yaitu:
  1. Availability/Ketersediaan : Kemampuan ketersediaannya informasi yang dibutuhkan, kebanyakan jika komputer tidak aman, maka tingkat availabilitynya bisa dipertanyakan. Komputer dapat di shutdown jika dapat di exploit oleh attacker.
  2. Confidentiality/Kerahasiaan : Kerahasiaan informasi yang ada dalam komputer, hal ini bertujuan agar seluruh informasi yang rahasia dalam komputer tidak jatuh ke tangan attacker. Berbagai cara dilakukan untuk hal ini misalkan pembatasan akses, penggunaan secure mode, cyrptography, dsb.
  3. Data Integrity : Data memberikan informasi yang sama, utuh dan konsisten. Data integrity ini dilakukan agar tidak terjadi penyisipan-penyisipan informasi dari attacker dalam komputer. Biasanya hal ini berkaitan dengan verifikasi dan validitas informasi tersebut.
  4. Control : Informasi yang ada dalam komputer dapat kita control, kita awasi dan kita jaga. Hal ini bertujuan untuk kita dapat memonitoring seluruh aktifitas yang ada dalam komputer.
  5. Audit : Fungsi audit sangat penting, terutama untuk mengetahui log, informasi ini juga bisa digunakan untuk melakukan pengecekan kelemahan-kelemahan komputer, mengetahui & mencari titik lemah komputer serta melakukan improvement.
Keamanan komputer memberikan persyaratan terhadap komputer yang berbeda dari kebanyakan persyaratan sistem karena sering kali berbentuk pembatasan terhadap apa yang tidak boleh dilakukan komputer. Ini membuat keamanan komputer menjadi lebih menantang karena sudah cukup sulit untuk membuat program komputer melakukan segala apa yang sudah dirancang untuk dilakukan dengan benar. Persyaratan negatif juga sukar untuk dipenuhi dan membutuhkan pengujian mendalam untuk verifikasinya, yang tidak praktis bagi kebanyakan program komputer. Keamanan komputer memberikan strategi teknis untuk mengubah persyaratan negatif menjadi aturan positif yang dapat ditegakkan.

Resiko Jaringan Komputer 

Pendekatan yang umum dilakukan untuk meningkatkan keamanan komputer antara lain adalah dengan membatasi akses fisik terhadap komputer, menerapkan mekanisme pada perangkat keras dan sistem operasi untuk keamanan komputer, serta membuat strategi pemrograman untuk menghasilkan program komputer yang dapat diandalkan.

Segala bentuk ancaman baik fisik maupun logik yang langsung atau tidak langsung mengganggu kegiatan yang sedang berlangsung dalam jaringan. Faktor- Faktor penyebab risiko/gangguan dalam jaringan komputer : 
  • Kelemahan manusia (human error), 
  • Kelemahan perangkat keras komputer (hardware), 
  • Kelemahan sistem operasi jaringan (software), dan 
  • Kelemahan sistem jaringan komunikasi. 
Ancaman Jaringan Komputer 

Ancaman pada jaringan komputer bisa di bagi menjadi 2 bagian yaitu: 
  • Fisik : ancaman pada jaringan komputer terhadap perangkat keras (hardware), Contohnya diantaranya adalah sbagai berikut: 
    • Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan,
    • Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan,
    • Wiretapping, dan 
    • Bencana alam. 
  • Logic : ancaman pada jaringan komputer terhadap perangkat lunak (software), Contohnya diantaranya adalah sebagai berikut: 
    • Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi 
    • Virus
    • Sniffing 
Macam-macam Amcaman Pada Jaringan Komputer : 

  • DOS / DDOS, Denial of Services dan Distributed Denial of Services adalah sebuah metode serangan yang bertujuan untuk menghabiskan sumber daya sebuah peralatan jaringan komputer sehingga layanan jaringan komputer menjadi terganggu.
  • Paket Sniffing, adalah sebuah metode serangan dengan cara mendengarkan seluruh paket yang lewat pada sebuah media komunikasi, baik itu media kabel maupun radio. Setelah paket-paket yang lewat itu didapatkan, paket-paket tersebut kemudian disusun ulang sehingga data yang dikirimkan oleh sebuah pihak dapat dicuri oleh pihak yang tidak berwenang.
  • IP Spoofing, adalah sebuah model serangan yang bertujuan untuk menipu seseorang. Serangan ini dilakukan dengan cara mengubah alamat asal sebuah paket, sehingga dapat melewati perlindungan firewall dan menipu host penerima data.
  • DNS Forgery, adalah Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk mencuri data-data penting orang lain adalah dengan cara melakukan penipuan. Salah satu bentuk penipuan yang bisa dilakukan adalah penipuan data-data DNS.
  • Trojan Horse adalah program yang disisipkn tanpa pengetahuan si pemilik komputer, dapat dikendalikan dari jarak jauh & memakai timer
  • Probe adalah Usaha yang tak lazim untuk memperoleh akses ke dalam suatu sistem/ untuk menemukan informasi tentang sistem tersebut. Dapat dianalogikan sebagai usaha untuk memasuki sebuah ruangan dengan mencoba-coba apakah pintunya terkunci atau tidak
  • Scan adalah kegiatan probe dalam jumlah besar dengan menggunakan tool secara otomatis. Tool tersebut secara otomatis dapat mengetahui port-port yang terbuka pada host lokal/host remote, IP address yang aktif bahkan bisa untuk mengetahui sistem operasi yang digunakan pada host yang dituju
  • Account Compromise adalah penggunaan account sebuah komputer secara ilegal oleh seseorang yang bukan pemilik account tersebut. Account Compromise dapat mengakibatkan korban mengalami kehilangan atau kerusakan data.
  • Root Compromise adalah mirip dengan account compromise, dengan perbedaan account yang digunakan secara ilegal adalah account yang mempunyai privelege sebagai administrator sistem. Akibat yang ditimbulkan bisa mengubah kinerja sistem, menjalankan program yang tidak sah

Beberapa Metode Penyerangan
  • Eavesdropping, mendapatkan duplikasi pesan tanpa ijin
  • Masquerading, Mengirim atau menerima pesanmenggunakan identitas lain tanpa ijin mereka
  • Message tampering, Mencegat atau menangkap pesan dan mengubah isinya sebelum dilanjutkan ke penerima sebenarnya. “man-in-the-middle attack” adalah bentuk message tampering dengan mencegat pesan pertama pada pertukaran kunci enkripsi pada pembentukan suatu saluran yang aman. Penyerang menyisipkan kunci lain yang memungkinkan dia untuk mendekrip pesan berikutnya sebelum dienkrip oleh penerima
  • Replaying, menyimpan pesan yang ditangkap untuk pemakaian berikutnya.
  • Denial of Service, membanjiri saluran atau sesumber lain dengan pesan yang bertujuan untuk menggagalkan pengaksesan pemakai lain

Penjelasan Lebih lengkap bisa di lihat 

Pertemnuan Selanjutnya 
Cara Pengamanan Jaringan Komputer  



Thursday, June 25, 2026

5 Pemograman Perangkat Bergerak (Layout - LinierLayout)

Layout
Layout mendefinisikan struktur visual untuk antarmuka pengguna, seperti UI sebuah aktivitas atau widget aplikasi. Anda dapat mendeklarasikan layout dengan dua cara:

  • Deklarasikan elemen UI dalam XML. Android menyediakan sebuah kosakata XML sederhana yang sesuai dengan kelas dan subkelas View, seperti halnya untuk widget dan layout.
  • Buat instance elemen layout saat waktu proses. Aplikasi Anda bisa membuat objek View dan ViewGroup (dan memanipulasi propertinya) lewat program

Layout Linier
LinearLayout adalah sekelompok tampilan yang menyejajarkan semua anak dalam satu arah, secara vertikal atau horizontal. Anda bisa menetapkan arah layout dengan atribut android:orientation.




Semua anak LinearLayout akan ditumpuk satu sama lain, jadi daftar vertikal hanya akan memiliki satu anak per baris, seberapa pun lebarnya, dan daftar horizontal hanya akan setinggi satu baris (tinggi anak yang tertinggi, ditambah pengisi). LinearLayout akan mengikuti margin antara anak dan gravity (sejajar kanan, tengah, atau kiri) setiap anak.

Bobot Layout
LinearLayout juga mendukung penetapan bobot ke masing-masing anak dengan atribut android:layout_weight. Atribut ini menetapkan nilai "penting" ke sebuah tampilan dalam arti seberapa banyak ruang yang akan ditempatinya di layar. Nilai bobot yang lebih besar memungkinkannya diperluas untuk mengisi ruang yang tersisa di tampilan induk. Tampilan anak bisa menetapkan nilai bobot, kemudian ruang yang tersisa dalam kelompok tampilan diberikan ke anak dalam proporsi bobot yang dideklarasikan untuk mereka. Bobot default adalah nol.
Misalnya, jika ada tiga bidang teks dan dua di antaranya mendeklarasikan bobot 1, sementara yang lain tidak diberikan bobot, bidang teks ketiga yang tanpa bobot tidak akan membesar dan hanya akan menempati area yang diperlukan oleh materinya. Dua bidang lainnya akan diperluas secara seimbang untuk mengisi ruang yang tersisa setelah ketiga bidang diukur. Jika bidang ketiga kemudian diberikan bobot 2 (sebagai ganti 0), maka ia kini dideklarasikan lebih penting daripada kedua bidang lainnya, jadi ia mendapatkan setengah jumlah ruang yang tersisa, sedangkan dua yang pertama akan berbagi sisanya secara seimbang.

Anak yang berbobot sama
Untuk membuat layout linier di mana setiap anak menggunakan jumlah ruang yang sama di layar, setel android:layout_height setiap tampilan ke "0dp" (untuk layout vertikal) atau android:layout_width setiap tampilan ke "0dp" (untuk layout horizontal). Kemudian setel android:layout_weight setiap tampilan ke "1".

Contoh Penerapan pada Pemograman Android

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:paddingLeft="16dp"
    android:paddingRight="16dp"
    android:orientation="vertical" >
    <EditText
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:hint="@string/to" />
    <EditText
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:hint="@string/subject" />
    <EditText
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="0dp"
        android:layout_weight="1"
        android:gravity="top"
        android:hint="@string/message" />
    <Button
        android:layout_width="100dp"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_gravity="right"
        android:text="@string/send" />
</LinearLayout>

Wednesday, June 24, 2026

5 Pemograman Perangkat Bergerak (Layout - RelativeLayout)


Relative Layout

RelativeLayout adalah tampilan dimana user dapat menempatkan widget-widget didalamnya seperti layer, sehingga sebuah widget dapat berada di atas/di bawah widget lainnya. Layout ini biasanya berguna untuk membuat tampilan yang lebih universal sehingga dapat dibuka dengan baik di segala resolusi ponsel Android
Positioning Views
RelativeLayout lets child views specify their position relative to the parent view or to each other (specified by ID). So you can align two elements by right border, or make one below another, centered in the screen, centered left, and so on. By default, all child views are drawn at the top-left of the layout, so you must define the position of each view using the various layout properties available from RelativeLayout.LayoutParams.
Some of the many layout properties available to views in a RelativeLayout include:

android:layout_alignParentTop
If "true", makes the top edge of this view match the top edge of the parent.

android:layout_centerVertical
If "true", centers this child vertically within its parent.

android:layout_below
Positions the top edge of this view below the view specified with a resource ID.

android:layout_toRightOf
Positions the left edge of this view to the right of the view specified with a resource ID.

These are just a few examples. All layout attributes are documented at RelativeLayout.LayoutParams.

The value for each layout property is either a boolean to enable a layout position relative to the parent RelativeLayout or an ID that references another view in the layout against which the view should be positioned.
In your XML layout, dependencies against other views in the layout can be declared in any order. For example, you can declare that "view1" be positioned below "view2" even if "view2" is the last view declared in the hierarchy. The example below demonstrates such a scenario.

Contoh Penerapan dalam Pemograman Android
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

   
android:layout_width="match_parent"

   
android:layout_height="match_parent"

   
android:paddingLeft="16dp"

   
android:paddingRight="16dp" >

   
<EditText

       
android:id="@+id/name"

       
android:layout_width="match_parent"

       
android:layout_height="wrap_content"

       
android:hint="@string/reminder" />

   
<Spinner

       
android:id="@+id/dates"

       
android:layout_width="0dp"

       
android:layout_height="wrap_content"

       
android:layout_below="@id/name"

       
android:layout_alignParentLeft="true"

       
android:layout_toLeftOf="@+id/times" />

   
<Spinner

       
android:id="@id/times"

       
android:layout_width="96dp"

       
android:layout_height="wrap_content"

       
android:layout_below="@id/name"

       
android:layout_alignParentRight="true" />

   
<Button

       
android:layout_width="96dp"

       
android:layout_height="wrap_content"

       
android:layout_below="@id/times"

       
android:layout_alignParentRight="true"

       
android:text="@string/done" />

</RelativeLayout>



Meja Tamu | harga : Rp64.600

harga : Rp64.600
Pemesanan : BELI DISINI
Deskripsi : 

Tugas 2 Basis Data (Implementasi Basis Data INSERT UPDATE DELETE)

Buatlah sebuah halaman website sederhana yang mempunyai fungsi Menampilkan tabel dalam database, Menambahkan data pada tabel mengubah data tabel dan menghapus data tabel... 

Tampilan sederhananya seperti ini 




Penjelasan : 
Dalam kasus ini kita akan mebuat sebuah Database sekolah yang mempunyai satu tabel siswa dengan mempunyai filed(kolom) no induk, nama, kelas, nilai ulangan harian, nilai UTS dn Nilai UAS. 


Langkah selanjutnya kita buat Database  Sekolah dan tabel siswa dan memasukan beberapa data dasar ke dalam tabel siswa.. berikut tampilan langkah-langkahnyan  


Penjelasan: 
  1. Cari folder mysql di folder xampp
  2. Buka cmd di windows kemiduan rubah direktorinya ke folder bin di mysql untuk gambar di atas letak folder bin nya di C:\xampp2\mysql\bin
  3. Setelah berubah direktorinya kita masuk ke aplikasi mysql dengan mengetikan perintah        "mysql -u root"
  4. Buatlah database baru dengan nama sekolah dengan mengetikan perintah  "create database sekolah"
  5. Setelah database terbuat kita masuk kedalam database tersebut dengan mengetikan perintah "use sekolah"
  6. Lanjut sekarang kita buat tabel siswa 

create table siswa (
    no_induk int(5)primary key,
    nama varchar(35),
    kelas varchar(10),
    nilai_uh int(3),
    nilai_uts int(3),
    nilai_uas int(3));

okeh langsung masukan beberapa data ke dalam tabel tersebut 

INSERT INTO siswa VALUES ('00001','Andre Septian', 'XII RPL' ,'85' ,'90' ,'90');

INSERT INTO siswa VALUES ('00001','Ahmad', 'XII RPL' ,'80' ,'70' ,'70');



Tahapan pembuatan Database sudah beres... 



Oke Langsung kita akan membuat websitenya 

pertama-tama kita buat file index.php

<?php
error_reporting(0);
//membuat koneksi ke database
include "koneksi.php";
?>

 <html>
 <title> Data Siswa </title>
   <link href="css/bootstrap.min.css" rel="stylesheet">

    <!-- Custom CSS -->
    <link href="css/body.css" rel="stylesheet">


 <script language="javascript">
 function tanya() {
 if (confirm ("Apakah Anda yakin akan menghapus data ini ?")) {
 return true;
  } else {
   return false;
  }
  }
</script>
<body width='900px'>
<center>
<h1>MENAMPILKAN DATA SISWA </h1>

<hr>

  <div class="container">

        <!-- Page Heading -->
        <div class="row">
  <div class="col-md-8">
<!-- /////////////////////////////tombol untuk menambah data//////////////////////////////////-->
<form action='tambah.php' method='POST'>
<table >
 <tr>
 <center><td> <input type='submit' name='tambah' value='Tambah siswa'> </td>
 </tr>
</table>
</form>


<!-- ///////////////////////////// Script untuk membuat tabel///////////////////////////////// -->

<table  border='1' Width='600' > 
<tr>
 <th> No Induk </th>
 <th> Nama </th>
 <th> Kelas </th>
 <th> Nilai UH </th>
 <th> Nilai UTS </th>
 <th> Nilai UAS </th>
 <th colspan='2'> Action </th>

</tr>

<?php 
// Perintah untuk menampilkan data
$queri="Select * From siswa"//menampikan SEMUA data dari tabel siswa

$hasil=MySQL_query ($queri);    //fungsi untuk SQL


// perintah untuk membaca dan mengambil data dalam bentuk array
while ($data = mysql_fetch_array ($hasil)){
$no_induk = $data['no_induk'];
 echo
  <tr>
   <td>".$data['no_induk']."</td>
  <td>".$data['nama']."</td>
  <td>".$data['kelas']."</td>
  <td>".$data['nilai_uh']."</td>
  <td>".$data['nilai_uts']."</td>
  <td>".$data['nilai_uas']."</td>
 
  <td> <form action = 'edit.php' method = 'GET'>
  <input type = 'submit' name = 'tombol' value = 'Edit' class = 'edit'>"; //style='background: linear-gradient(to bottom, #0088CC, #0044CC); border: 1px solid #0088CC; color: #FFF; margin: 4px 10px; padding: 5px; width: 50px; height: 30px;'>     style='background: linear-gradient(to bottom, #0088CC, #0044CC); border: 1px solid #0088CC; color: #FFF; margin: 4px 10px; padding: 5px; width: 50px; height: 30px;'>
echo " <input type = 'hidden' name = 'no_induk' value = '".$data['no_induk']."'>
 
 
  </form></td>
 
 
  <td> <form action = 'delete.php' method = 'GET'>
  <input type = 'hidden' name = 'nama' value = '".$data['nama']."'>
  <input type = 'hidden' name = 'no_induk' value = '".$data['no_induk']."'>
 
  <input type = 'submit' name = 'tombol2' value = 'Delete' class = 'delete'
  onclick='return tanya(". $data['no_induk'].")'>
 
  </form></td>
 
  </tr>
  ";
 $i++;
}

?>

</table>
</div>
<div class="col-md-4">

</div>

</div>
<!-- row -->

<div class="row">
<div class="col-md-12">

</div>
</div>

</body>
</html>


Oke Simpan Kode di atas dengan nama index.php

Langkah ke 2 buat file koneksi.php


<?php
error_reporting(0);
  $host = 'localhost';
  $user = 'root';      
  $password = '';      
  $database = 'sekolah'
 
  $konek_db = mysql_connect($host, $user, $password); 
  $find_db = mysql_select_db($database) ;
 
?>  


Langkah ke 3 nntuk fungsi insert buat file tambah.php

<?php
 
include "koneksi.php";
?>
<html>
<head>
 <title> Input Nilai Baru </title>
 <link href ="css_submit.css" rel="stylesheet" type="text/css">
 
 
</head>
<body style = 'margin : 20px; font : 16px arial;'>
 <center>
 <p> Input Nilai Baru</p>
 
 <form method = 'POST' action = 'aksi_tambah.php'>
 <table border = '1' cellspacing = '1' cellpadding = '10'
 style = 'border : #aaa; color: #101; font-family : arial; fot-size : 12px;'>
 <tr>
  <td> No Induk </td>
  <td  align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text'  name = 'no_induk' /> </td>
  </tr>
 <tr>
  <td> Nama </td>
  <td align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text'  name = 'nama' /> </td>
  </tr>
 <tr>
  <td> Kelas </td>
  <td align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text' name = 'kelas' /> </td>
  </tr>
  <tr>
  <td> Nilai UH </td>
  <td align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text'  name = 'nilai_uh' /> </td>
  </tr>
   <tr>
  <td> Nilai UTS </td>
  <td align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text'  name = 'nilai_uts' /> </td>
  </tr>
   <tr>
  <td> Nilai UAS </td>
  <td align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text'  name = 'nilai_uas' /> </td>
  </tr>
 
 
  
 
  
 <tr>
 <td colspan = '3' align = 'center'>
 <input type = 'submit' name = 'submit' value = 'Submit'/>
 <input type = 'reset' name = 'Reset' value = 'Reset' /> </td>
 </tr>
</table>
<a href = 'index.php'> Kembali </a>
</form>
</body>
</html>  





Langkah 4 buat action insert data kedalam tabel dengan buat file  aksi_tambah.php


<?php
error_reporting(E_ALL^ E_NOTICE);
include "koneksi.php";

// file submit.php
// menangkap data yang dikirimkan dari file tambah.php mwnggunakan method = POST

$no_induk = $_POST['no_induk'];
$nama = $_POST['nama'];
$kelas = $_POST['kelas'];
$nilai_uh = $_POST['nilai_uh'];
$nilai_uts = $_POST['nilai_uts'];
$nilai_uas = $_POST['nilai_uas'];

// perintah SQL
$query="INSERT INTO siswa VALUES ('$no_induk', '$nama', '$kelas', '$nilai_uh', '$nilai_uts', '$nilai_uas');";

$hasil=mysql_query($query);

if ($hasil){
//header ('location:view.php');
echo " <center> <b> <font color = 'red' size = '4'> <p> Data Berhasil disimpan </p> </center> </b> </font> <br/>
 <meta http-equiv='refresh' content='2; url= index.php'/>  ";
} else { echo "Data gagal disimpan
 <meta http-equiv='refresh' content='2; url= tambah.php'/> ";
}
?>




Halaman Tambah Data (Insert data kepada tabel)


Langkah ke 5 membuat fitur edit buat file baru dengan nama edit.php 


<?php
include "koneksi.php";

// membaca informasi yang dikirim dari file view.php pada address bar
$no_induk = $_GET['no_induk'];

// Perintah sql untuk menampilkan database
$queri = "select * from siswa where no_induk = '$no_induk'";

// perintah untuk menjalankan sql
$hasil = mysql_query($queri);

// menjadikan data dalam bentuk array
$data  = mysql_fetch_array($hasil);

$no_induk = $data['no_induk'];
$nama = $data['nama'];
$kelas = $data['kelas'];
$nilai_uh = $data['nilai_uh'];
$nilai_uts = $data['nilai_uts'];
$nilai_uas = $data['nilai_uas'];


?>


<html>
<head>
 <title> EDIT Data Siswa </title>


</head>
<body style = 'margin : 20px; font : 16px arial;'>

<?php
echo "
 <center>
 <p> Edit Data Siswa </p>

 <form method ='POST' action = 'aksi_edit.php'>
 <table border = '1' cellspacing = '1' cellpadding = '10'
 style = 'border : #aaa; color: #101; font-family : arial; fot-size : 12px;'>
 <tr>

  <td> Nama Siswa </td>
  <td width = '5' align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text' name = 'nama' value= '".$nama."'/> </td>
  <input type = 'hidden' name = 'no_induk' value = '".$no_induk."' />
  </tr>
 <tr>
  <td> Kelas </td>
  <td align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text'  name = 'kelas' value= '".$kelas."'/> </td>
  </tr>
 <tr>
  <td> Nilai UH </td>
  <td align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text'  name = 'nilai_uh' value= '".$nilai_uh."'/> </td>
  </tr>
  <td> Nilai UTS </td>
  <td align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text'  name = 'nilai_uts' value= '".$nilai_uts."'/> </td>
  </tr>
  <td> Nilai UAS </td>
  <td align = 'center'> : </td>
  <td> <input type = 'text'  name = 'nilai_uas' value= '".$nilai_uas."'/> </td>
  </tr>
 

 

 
 <tr>
 <td colspan = '3' align = 'center'>
 <input type = 'submit' name = 'submit' value = 'Update'/>
 </td>
 </tr>
</table>
<a href = 'index.php'> Kembali </a>
</form>
</body>
</html>
";
?> 




Langkah ke 6 buat action update data kedalam tabel dengan buat file  aksi_edit.php


<?php
error_reporting(E_ALL^ E_NOTICE);
include 'koneksi.php';


$no_induk = $_POST['no_induk'];

$nama = $_POST['nama'];
$kelas = $_POST['kelas'];
$nilai_uh = $_POST['nilai_uh'];
$nilai_uts = $_POST['nilai_uts'];
$nilai_uas = $_POST['nilai_uas'];



$update = "UPDATE SISWA SET nama='$nama',kelas='$kelas',nilai_uh='$nilai_uh',nilai_uts='$nilai_uts',nilai_uas='$nilai_uas' where no_induk = '$no_induk'";
$hasil = mysql_query($update);




if ($hasil){
//header ('location:view.php');
echo " <center> Data Berhasil diupdate <br/>
<br> Untuk melihat daftar peserta klik <a href = 'index.php'> Disini </a></center>";
} else { echo "Data gagal diupdate";
}

?> 




oke mantap kita sudah buat fitur edit (update data) dalam web kita tampilanya seperti ini 



Langkah ke 7 Langkah pamungkas untuk membuat fungsi delete
buat action insert data kedalam tabel dengan buat file  aksi_tambah.php

<?php
include "koneksi.php";
error_reporting(E_ALL^ E_NOTICE);
$no_induk = $_GET['no_induk'];
$nama = $_GET['nama'];


$delete = "delete from siswa where no_induk = '$no_induk'";
$hasil = mysql_query($delete);

if ($hasil){
//header ('location:view.php');
echo " <center> <b> <font color = 'red' size = '4'> <p> Data dengan nama $nama Berhasil dihapus </p> </center> </b> </font> <br/>
 <meta http-equiv='refresh' content='2; url= index.php'/>  ";
} else { echo "Data gagal dihapus";
}

?>




Akhirnya Beress!!!! 

Tinggal Jalankan Selamat mencoba!!! 

Semua File di atas bisa di download di SINI