Translate

Sunday, July 5, 2026

3 Komputer dan Jarigan Dasar (Penjelasan Lengkap Tentang Hardisk)

Perangkat penyimpanan atau yang lebih di kenal dengan harrdisk merupakan Perangkat keras penyimpanan data sekunder, Yaitu data yang disimpan sebagai pusat magnetik pada piringan logam yang disebut platter yang berputar secara terintegrasi.

Fungsi dari Harddisk itu sendiri adalah Perangkat penyimpanan data atau file pada sebuah komputer atau laptop. 
Di dalam suatu harddisk terdapat penyimpanan tentang berbagai informasi mengenai perangkat komputer itu sendiri. contohnya berapa kapasitas harrdisk itu sendiri. Semakin cepat harddisk bekerja, semakin cepat juga transfer yang akan dihasilkan. Karena itu harddisk sangat mempengaruhi kinerja sebuah komputer.

Secara umum harddisk digunakan untuk menyimpan suatu data yang sudah telah dihasilkan oleh pemrosesan sebuah komputer. Harddisk sendiri mempunyai ruang utama dari sebuah komputer. Di dalam sebuah harddisk terdapat macam-macam  direktori, folder, subdirektori, dan subfolder, yang fungsinya dipakai untuk meletakkan data dan beberapa informasi dari ruang utama harddisk.

Sedangkan untuk sejarah perkembangan Harddisk yaitu :


1. TAHUN 1961 : IBM 1311

Pada tahun 1961 IBM menciptakan Hard Disk Drive (HDD)  dengan menggunakkan head yang terpisah dalam setiap komponen datanya yang disebut juga Disk Storage Unit Control System Meganical International System. Dan HDD pertama yang dapat Removable (Dapat dicopot atau dipasang lagi ) adalah IBM 1311, yang menggunakan IBM 1316 untuk menyimpan 2 juta karakter.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


2. TAHUN 1962 : IBM 1301

IBM melaunchingh harddisk dengan kode 1301 "Advanced Disk File", yang memiliki 25 piringan masing-masing memiliki ukuran 24 inchi dan berkapasitas 28 MB.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


3. TAHUN 1965 : IBM Ramkit 2310

IBM meluncurkan harddisk yang diberi kode 2310 "Ramkit" dengan satu piringan berukuran 14 inchi harddisk ini berkapasitas 1.024 MB (1mb) . ini harddisk pertama yang hanya mempergunakan satu piringan.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



4. TAHUN 1979 : FUJITSU F6421 "Eagle"

Fujitsu memperkenalkan media penyimpanan pertama berukuran 10.5 inchi disk drive berkode F6421 "Eagle" dengan kapasitas 446MB menggunakan piringan sebanyak 6 buah dengan ukuran masing-masing piringan 10.5 inchi.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



5. TAHUN 1979 : Seagate Technology ST-506

Seagate Technology melaunching ST-506, dalah yang pertama menggunakan media berukuran 5.25 inchi, disk drive dengan kapasitas 5 MB dengan menggunakan empat buah
piringan yang masing-masing berukuran 5.25 inchi.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


6. TAHUN 1981 : SONY OA-D3OV

Sony memperkenalkan disket drive pertama dengan ukuran 3.5 inchi ini adalah disk drive pertama berukuran 3.5 inchi disk drive dengan kode OA-D3OV dengan kapasitas 0.4375 MB yang terdiri dari piringan tunggal berukuran 3.5 inchi.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



7. TAHUN 1983 : RODIME RO352

Rodime memperkenalkan disk drive pertama yang berkapasitas 10mb . disk drive ini dibuat dengan kode RO352 yang terdiri dari dua piringan dengan masing-masing piringan berukuran 3.5 inchi.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



8. TAHUN 1983 : Maxtor XT-1140

Maxtor memperkenalkan XT-1140, adalah disk drive pertama menggunakan delapan buah piringan yang di control oleh perantara motor dengan ukuran masing-masing piringan sebesar 5.25 inchi dengan kapasitas mencapai 126 MB.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


9. TAHUN 1986 : Conner CP340

Conner Peripherals merilis harddisk berkode CP340, harddisk ini berukuran 3.5 inchi dan berkapasitas 40 MB dengan memanfaatkan dua buah piringan di dalamnya.


10. TAHUN 1986 : Conner CP3022

Conner memeperkenalkan harddisk dengan kode CP3022 dengan kapasitas 21 MB dengan mempergunakan satu buah piringan berukuran 3.5 inchi

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



11. TAHUN 1988 : Hitachi DKU-86i

Hitachi melaunching harddisk dengan kode DKU-86i, di klaim yang pertama harddisk dengan kapasitas 1,890 MB dengan mempergunakan delapan buah piringan.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



12. TAHUN 1989 : Western Digital Standar IDE (Integrated Drive Electronic)

Pada tahun 1989, Western Digital membuat standar IDE (Integrated Drive Electronics) untuk semua ukuran Harddisk.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


13. TAHUN 2001 : Seagate SATA

Pada tahun 2004, Seagate meluncurkan Hard disk SATA pertama dengan Native Command queing. kapasitas HD ini sudah mencapai 120GB. Dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hingga 6 kali lipat.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


14. TAHUN 2005 : Samsung Hard Disk

Perkembangan Harddisk terus melaju dan kini setahun setelahnya, tepatnya pada tahun 2005 Samsung memperkenalkan sebuah hybrid hard disk 2.5 inci, HD ini menggunakan komponen mekanis magnetis dan NAND flash memory yang berfungsi sebagai buffer yang cepat.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



15. TAHUN 2006 : Seagate Penperdicular Recording, Momentus 5400.3

Pada tahun 2006 Seagate meluncurkan Penperdicular Recording, Momentus 5400.3 sebuah HD 2.5 inci, berkapasitas 160 GB yang menggunakan teknik vertical recording.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



16. TAHUN 2007 : Hitachi DeskStar 7K1000

Pada tahun 2007 Hitachi meluncurkan DeskStar 7K1000 Harddisk Terabyte pertama ke pasaran, dengan kapasitas 1000GB, atau 1 TeraByte. Dibanding pada setahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hampir 10 kali lipat.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya


17. TAHUN 2010 - Sekarang : SanDisk SSD (Solid State Drive)

Solid State Drive (SSD) yang tidak berisik, hemat daya, cepat dan sangat handal, merupakan kriteria HDD masa depan. SSD dengan kapasitas paling besar saat ini berukuran 256GB. Namun, SSD memiliki kekurangan yang terletak pada masalah harga yang sangat mahal dibandingkan HDD. Para Ahli memprediksi bahwa masih dibutuhkan sekitar 5 tahun sampai SSD dapat menyamai kapasitas HDD konvensional dengan harga yang sama.

Pengertian Harddisk, Fungsi Dan Sejarah Perkembangannya



Pengertian Hard Disk Drive (HDD, juga sering disebut Hard Disk, Hard Drive atau Fixed Disk). Hard Disk Drive adalah perangkat penyimpanan data yang digunakan untuk menyimpan dan mengambil informasi digital menggunakan disk (cakram) yang dilapisi dengan bahan magnetik.

Fungsi Hard Disk Drive (HDD)
Sama halnya dengan pengertian hard disk, mengetahi fungsi hard disk itu sendiri juga merupakan hal yang sangat penting.

Pada dasarnya, Hard Disk berfungsi untuk menyimpan Data Digital. Semua data yang Anda simpan di komputer, ada di hard disk. Bukan hanya dokumen, gambar, musik, dan video saja. Tetapi juga Program, Preferensi, dan bahkan Sistem Operasi komputer Anda semuanya disimpan di dalam hard disk komputer.

Jika hard disk komputer Anda rusak, maka Anda akan kehilangan semuanya. Itulah alasan sebagian besar orang atau perusahaan memiliki sebuah data cadangan (Backup Data). Mereka memiliki hard disk lain dan menyalin semua file penting mereka ke hard disk tersebut.

Sudah Tahu Pengertian Hard Disk Drive dan Fungsinya ? Mari Kita Lihat Lebih Jauh Lagi
Selain Pengertian Hard Disk Drive dan fungsinya, berikut beberapa hal penting lainnya yang perlu anda ketahui.

Seberapa Besar Kapasitas Hard Disk yang Anda Butuhkan ?
Semua data yang disimpan di hard disk memiliki ukuran masing-masing. Ukuran file teks sangat kecil, sedangkan file gambar lebih besar, file musik bahkan lebih besar lagi, namun file videolah yang terbesar dari semuanya.

Hard Disk itu seperti skala, tidak mengetahui perbedaan jenis file yang ada di dalamnya, hanya ukuran file yang diketahuinya. Hard Disk mengukur file berdasarkan MegaByte (MB), GigaByte (GB), dan TeraByte (TB).

Secara kasarnya, 1 MegaByte sama dengan 1 juta Byte, 1 GigaByte sama dengan 1 miliar Byte, dan 1 TeraByte sama dengan 1 triliun Byte.

Jika Anda hanya ingin menyimpan atau mem-backup beberapa file, maka Anda dapat menggunakan hard disk yang berkapasitas kecil (500 GB mungkin sudah lebih dari cukup). Namun jika anda ingin menyimpan atau mem-backup seluruh data komputer anda, atau bahkan beberapa komputer, atau jika anda menyimpan banyak file video atau audio, maka tentunya anda akan membutuhkan hard disk dengan kapasitas yang lebih besar (mungkin 1 TB atau lebih).

Seberapa Pentingkah Kecepatan Hard Disk ?
Saat Anda menghidupkan Komputer, menjalankan Program, membuka File, mendengarkan Lagu, atau melakukan hal lainnya menggunakan Komputer, pada saat itu anda sedang menggunakan hard disk yang ada di komputer anda. Disk (cakram) yang ada di dalam hard disk berputar, semakin cepat disk itu berputar, semakin cepat pula komputer Anda dapat mengeksekusi perintah yang anda berikan.

Jadi bisa disimpulkan bahwa hard disk dengan kecepatan 7200 RPM lebih cepat dibandingkan dengan hard disk yang memiliki kecepatan 5400 RPM. Itu artinya kecepatan komputer akan sangat dipengaruhi oleh kecepatan putaran disk yang ada di dalam hard disk komputer anda.

Bila menyimpan file atau aplikasi kecil di hard disk eksternal lalu membuka atau menjalankannya, Anda hampir tidak akan melihat adanya perbedaan dengan hard disk internal. Namun akan terlihat sangat jelas sekali bila anda membuka file dengan ukuran yang lebih besar atau menjalankan aplikasi yang lebih besar.

Sebaiknya Memilih Hard Disk Internal atau Eksternal ?
Hard disk internal menyediakan penyimpanan data dengan kecepatan tertinggi. Sedangkan Hard disk eksternal akan memberi Anda penyimpanan dengan fleksibilitas yang lebih tinggi dan dapat digunakan kapan pun Anda membutuhkannya.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Hard disk internal harus dipasang secara fisik dengan membuka komputer Anda, suatu hal yang enggan dilakukan oleh sebagian besar orang. Namun file dan program Anda akan disimpan langsung di komputer dan selalu ada kapan pun Anda membutuhkannya.

Sedangkan Hard disk eksternal bisa anda sambungkan ke komputer Anda melalui port yang ada di komputer kapan pun anda membutuhkannya. Anda bisa membawa file-file penting anda kemanapun anda pergi dan mentransfernya ke komputer manapun tanpa masalah teknis apa pun.

Jenis-jenis Sambungan Hard Disk
Ada 4 cara dasar untuk menyambungkan hard disk Anda ke komputer:

USB

USB merupakan jenis sambungan yang paling umum digunakan, Anda tidak perlu menyiapkan apa pun. Colokkan saja ke komputer/laptop, maka Komputer akan langsung mengenali hard disk anda, dan Anda bisa membaca serta menyimpan file saat itu juga.

FireWire

Colok dan gunakan seperti USB, FireWire jauh lebih cepat, sehingga cara ini sangat populer untuk mentransfer file video.

SATA

SATA merupakan sambungan standar untuk hard disk internal. SATA dapat memberi kecepatan transfer file yang paling tinggi dengan format apa pun.

eSATA

Jenis sambungan ini tidak banyak digunakan namun memiliki kinerja yang tinggi dan paling sering ditemukan di PC. Kecepatan kinerja sambungan eSATA hampir sama dengan hard disk internal.

Demikianlah pengertian hard disk drive dan fungsinya, serta hal penting lainnya yang perlu anda ketahui. Hopefully could help.

Thursday, July 2, 2026

4. Keamanan Jaringan (langkah-langkah penguatan host (host hardening))

Pendahuluan 

Host Hardening menyediakan berbagai perlindungan dalam sistem komputer, perlindungan diberikan dalam berbagai lapisan yang disebut “pertahanan baerlapis” . Lapisan lapisan tersebut adalah lapisan lapisan OSI seperti aplikasi, transport, fisik dll.

Pengertian Host Hardening

Host Hardening adalah Prosedur yang meminimalkan ancaman yang datang dengan mengatur konfigurasi dan menonaktifkan aplikasi dan layanan yang tidak diperlukan. Contoh dari Host Hardening yaitu Instalasi firewall, instalasi antivirus, menghapus cookie, membuat password , menghapus program yang tidak diperlukan.

Tujuan dari Host Hardening adalah untuk menghilangkan resiko ancaman yang bisa terjadi pada
komputer.

Elemen Host Hardening
  1. Hardening System: Security Policy (Keamanan Berdasarkan Penggunaannya)
  2. Hardening System: Kriptografi (Menyimpan Suatu Pesan Secara Aman)
  3. Hardening System: Firewall
  4. Hardening System: IDS (Mendeteksi Jenis Serangan dan melakukan Blokade)
  5. Hardening System: Backup
  6. Hardening System: Auditing System
  7. Hardening System: Digital Forensik dan Penanganan Pasca Insiden


Dibawah ini adalah Elemen Host Hardening yang dikutip dari Brainly

Elemen Host Hardening :
  • Physical security (Keamanan fisik)
  • Secure installation and configuration (Instalasi aman dan konfigurasi)
  • Fix known vulnerabilities (Memperbaiki kerentanan dikenal)
  • Turn off unnecessary services (applications) (Matikan layanan yang tidak perlu (aplikasi))
  • Harden all remaining applications (Harden semua aplikasi yang tersisa)



Dasar Pengamanan di Host

1. Enkrpsi/Deskripsi
Teknologi enkripsi Adalah Data-data yang anda kirimkan diubah sedemikian rupa sehingga tidak mudah disadap.

2. Firewall
Firewall bekerja dengan mengamati paket IP (Internet Protocol) yang melewatinya. Berdasarkan konfigurasi dari firewall maka akses dapat diatur berdasarkan IP address, port, dan arah informasi.

3. Logs
Fungsi Logs untuk melihat aktifitas yang terjadi dan kemungkinan besar dapat melakukan antisipasi apabila terlihat beberapa aktifitas yang mencurigakan terjadi.

4. IDS (Intrusion Detection System)
IDS akan mendeteksi jenis serangan dari "signature" atau "pattern" pada aktifitas jaringan. Bahkan dapat melakukan blokade terhadap traffic yang mencurigakan, IDS dapat berupa IDS berbasiskan jaringan komputer atau berbasiskan host.

5. Intrusion Prevention System (IPS)
Intrusion Prevention System (IPS) adalah sistem yang banyak digunakan untuk mendeteksi dan melindungi sebuah sistem keamanan dari serangan oleh pihak luar maupun dalam.

6. Honeypot
"HoneyPot" adalah server "umpan" yang merupakan pengalih perhatian. Tujuan dari honeypot adalah “HoneyPot” tidak menjalankan layanan sebagaimana umumnya server tetapi berpura-pura menjalankannya sehingga membiarkan para penyusup untuk berpikir bahwa mereka benar-benar adalah "server" yang sesungguhnya. Sehingga dapat mengetahui metode yang digunakan dari penyusup.

7. Configuration
Konfigurasi yang hati-hati akan membantu untuk bertahan terhadap kemungkinan serangan yang terjadi.

8. Antivirus
Anti virus merupakan software yang dibuat untuk mengatasi virus yang menyerang keamanan sistem jaringan komputer.


CONTOH PENGAMANAN HOST HARDENING

1. Security Policy
Ini terbagi menjadi berbagai bidang berdasarkan penggunaannya, bidang bidang itu antara lain:
  • Policy penggunaan komputer
    • Tidak boleh meminjamkan account kepada orang lain.
    • Tidak boleh mengambil/menaruh file dari komputer kantor, dll.
  • Policy penggunaan Installasi program
    • Tidak boleh menginsall program tanpa seijin staff IT
    • Tidak boleh menginsall program ilegal, dll.
  • Policy penggunaan Internet
    • Tidak boleh menggunakan internet untuk kegiatan carding, hacking dll.
    • Tidak boleh menggunakan internet untuk mengakses situs-situs yang berpotensi menyebarkan virus, dll.
  • Policy penggunaan Email
    • Tidak boleh menggunakan email kantor untuk kegiatan milis, dll.

2. Cryptografi
Kriptografi (cryptography) adalah ilmu dan seni menyimpan suatu pesan secara aman
  • Enkripsi dan Dekripsi 
  • Cryptografi Symetric
  • Cryptografi Asymetric

3. Mengaktifkan Firewall
Firewall tersusun dari aturan aturan yang ditetapkan baik terhadap hardware, software maupun sistem itu sendiri, ini dilakukan dengan tujuan untuk melindungi komputer dalam jaringan, baik dengan melakukan filterasi, membatasi ataupun menolak suatu permintaan koneksi dari layanan luar jaringan seperti internet.
  • Statefull Packet Filter
    • Packet filtering yang dikembangkan sehingga mampu “mengingat” paket yang diimplementasikan dalam state tabel
    • Proses filtering sedang dibanding packet filtering dan proxy based
  • Proxy Based
    • Filtering di level aplikasi
    • Proses filtering lebih lambat
  • Posisi firewall yang optimal
    •  Firewall diletakkan di Router/Gateway untuk mengantisipasi serangan dari INTERNET
    •  Firewall diletakkan di Router,NAT untuk mengantisipasi serangan dari INTRANET

4. IDS (Intrusion Detection System)
Satu cara umum melakukan otomatisasi pada pengawasan penyusupan adalah dengan menggunakan IDS. IDS akan mendeteksi jenis serangan dari "signature" atau "pattern" pada aktifitas jaringan. Bahkan dapat melakukan blokade terhadap traffic yang mencurigakan.
Pembagian deteksi
  • Deteksi anomaly (prosessor, bandwidth, memory dan lain-lain)
  • Signature yang disimpan dalam database
Jika Ada Serangan terdeteksi, maka hal yang harus diperbuat oleh admin adalah
  • Alert via SMS, email dan lain-lain
  • Konfigurasi ulang firewall
  • Menjalankan program respon terhadap serangan
  • Logging serangan dan event
Jenis-Jenis IDS
  •  network IDS
  •  HOST IDS

5. Digital Forensik
Digital forensik  berkaitan dengan :
  • Pengecekan koneksi aktif
  • Pengecekan listening port pasca insiden
  • Pengecekan proses yang aktif pasca insiden
  • Pengecekan log user yang login
  • Pengecekan log system
  • Pengecekan log pengakses service
  • Dan lain-lain.

Penanganan/pemulihan jika sudah terjadi permasalahan
  • Pengecekan apakah ada backdoor yang ditanam
  • Installasi ulang sistem
  • Tutup security hole yang ada
  • Perbaiki konfigurasi firewall
  • Dan lain-lain.

7. Logs
Seorang system administrator wajib untuk melihat log dari system dari waktu ke waktu. Dengan melihat log maka system administrator dapat melihat aktifitas yang terjadi dan kemungkinan besar dapat melakukan antisipasi apabila terlihat beberapa aktifitas yang mencurigakan terjadi.

8. Honeypot.
"HoneyPot" adalah server "umpan" yang merupakan pengalih perhatian. Tujuan dari honeypot adalah mereka tidak menjalankan layanan sebagaimana umumnya server tetapi berpura-pura menjalankannya sehingga membiarkan para penyusup untuk berpikir bahwa mereka benar-benar adalah "server" yang sesungguhnya. Honeypot juga bermanfaat untuk melihat tehnik yang digunakan oleh para penyusup untuk dapat masuk kedalam system juga sebagai alat untuk mengumpulkan bukti sehingga para penyusup dapat diproses secara hukum.

9. Configuration.
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, konfigurasi yang hati-hati akan membantu anda untuk bertahan terhadap kemungkinan serangan yang terjadi. Kebanyakan dari kasus penggantian halaman muka situs (web defacement) terjadi dikarenakan kesalahan konfigurasi sehingga menyebabkan pihak ketiga dapat mengambil keuntungan dari kesalahan ini.

10. Melakukan Backup
11. Audit System
12.  Memasang Antivirus

Software Yang digunakan Untuk Hardening

1. Basille Linux
Program hardening Bastille mengunci OS, secara aktif melakukan konfigurasi sistem untuk meningkatkan keamanan dan mengurangi kerentanannya.
Bastille mensupport Red Hat (Fedora Core, Enterprise, and Numbered/Classic), SUSE, Debian, Gentoo, dan Mandrake dengan HPUX.
User/administrator diperbolehkan untuk memilih cara malakukan hardening pada OS. Pada setting default hardeningnya, Bastille akan menanyakan apakah user memiliki pertanyaan.

2. JASS untuk Solaris systems
SolarisTM Security Toolkit, yang dikenal juga dengan JumpStartTM Architecture and Security Scripts (JASS) toolkit, menyediakan mekanisme yang fleksibel dan ekstensibel untuk meminimasi, melakukan hardening, dan mengamankan sistem Solaris Operating Environment systems.

3. Syhunt Apache/PHP Hardener
Syhunt Apache/PHP Hardener digunakan untuk melakukan evaluasi ancaman keamanan dan identifikasi countermeasure yang sesuai pada tahap konfigurasi web server, sehingga menyediakan proteksi ekstra terhadap web hacking dan merupakan level tertinggi keamanan aplikasi.


CARA KERJA HARDENING

1. System Penetration
System Penetration adalah suatu metode untuk mengevaluasi keamanan sistem komputer atau jaringan dengan mensimulasikan serangan yang mungkin terjadi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

2.Patching
Patch (menambal) adalah melakukan perbaikan terhadap celah keamanan yang ada. Ini dilakukan dengan cara mendeteksi kerusakan yang ada kemudian melakukan perbaikan.




KETERANGAN :
  • Admin melakukan configuration atau pengaturan pada server.
  • admin juga melakukan digital forensik terhadap server untuk pengecekan log akses.
  • Admin mengecek logs melalui server, logs berisi berbagai informasi riwayat aktivitas dalam jaringan
  • Server umpan (honey pot ) merupakan duplikat server asli yang membiarkan para hacker masuk, sehingga cara hacker untuk menyerang jaringan dapat diketahui.
  • Pada server telah dipasang firewall untuk melindungi jaringan  berbagai serangan dari luar jaringan seperti virus,worm,trojan,program berbahaya dan menfillter akses internet yang masuk..firewall hanya dipasang pada server , karna jika server telah terlindungi berarti client juga terlindungi, ini karena akses dari client diberikan oleh server itu sendiri
  • Admin melalui server menjalankan ids,ids akan secara otomatis mengawasi setiap aktivitas dalam jaringan dan mengeblock trafic data jika terjadi suatu serangan atau akses yang mencurugakan.
  • Admin melalui server melakukan pengiriman pesan / file dengan cara kriptografi agar file terjaga kerahasiannya sampai ke client.
  • Seluruh user dalam jaringan harus mematuhi security policy atau peraturan peraturan penggunaan yang telah dibuat.


Modul Lengkap Silahkan Download Disini 








Wednesday, July 1, 2026

3 Komputer dan Jaringan Dasar (Penjelasan Lengkap Tentang Motherboard)

Motherboard adalah papan induk elektronik atau mainboard yang dimana semua device komputer dipasang di slot-slotnya. Cara kerjanya di dalam sistem komputer, peripheral – peripheral akan saling terkoneksi atau saling terhubung di dalam mainboard dan juga dapat meneruskan instruksi melalui jalur-jalur pada board.

Semua peripheral yang terkoneksi akan menjadi sebuah sistem komputer yang utuh. Sementara fungsi mainboard adalah menyalurkan arus input dan juga arus data yang diperlukan pada jalannya proses di dalam sebuah komputer.

Motherboard juga dikenal sebagai sistem board atau papan utama (main board). Semua hal dalam sistem yang terhubung dalam komputer, dikontrol atau dikendalikan oleh motherboard untuk berkomunikasi dengan piranti yang lainnya dalam sistem. Sistem board adalah papan sirkuit tercetak (printed circuit board) yang paling besar. Setiap sistem akan memiliki satu. Sistem board biasanya merupakan tempat dari beberapa komponen berikut ini :
  • CPU
  • Circuit pengontrol
  • Bus/Adapter
  • RAM
  • Slot Ekspansi untuk board tambahan
  • Port untuk piranti eksternal
  • CMOS
  • ROM
  • Chip BIOS
  • Support Chip yang memiliki fungsi bervariasi

Jika komputer menggunakan case desktop, sistem board akan terletak didasar case komputer. Jika komputer menggunakan case tower, sistem board biasanya akan terletak di satu sisi secara vertikal. Semua komponen yang terhubung ke dalam unit akan terkoneksi secara langsung dalam sistem board.

Komponen-Komponen dalam Motherboard



Keterangan :

  1. Port Firewire : Mendukung 800MB/s untuk transfer kecepatan tinggi, untuk kamera video eksternal dan disk drive eksternal.
  2. PCI x1 : Untuk menempatkan aksesoris seperti adapter nirkabel, TV tunner dan sebagainya.
  3. PCI Express x16 : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA card agar dapat  menghasilkan output yang berkualitas.
  4. Port Audio : Untuk menghubungkan speaker.
  5. Socket Processor : Tempat terpasangnya processor/CPU (Central Processing Unit) yang sering disebut dengan otak dari komputer.
  6. Fan Headers : Untuk memberikan daya pada kipas yang terpasang pada heatsink processor dan sebagai penyedia tegangan untuk kipas processor.
  7. Socket RAM/Slot Memory : Untuk menempatkan RAM/memasang RAM.
  8. Socket ATX Power : Untuk menghubungkan konektor power dari power supply dengan motherboard.
  9. Serial ATA (SATA) : Untuk menghubungkan Disk Drive seperti harddisk atau optical drive jenis SATA.
  10. Header USB/Slot USB : Untuk menghubungkan Front USB dengan Motherboard
  11. Slot IDE : Untuk menghubungkan Harddisk atau Optical Drive seperti CD ROM, DVD dan sebagainya yang bertipe ATA dengan motherboard.
  12. Slot PCI : Slot ekspansi dimana berbagai kartu plug in dapat dipasang beberapa kartu ekspansi seperti modem, kartu jaringan dan lain-lain.
  13. Slot AGP : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card yang berjenis AGP.
  14. BIOS : Memori permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
  15. Chipset : Untuk mengontrol penggunaan daya dan transfer dapat pada socket maupun port yang terpasang pada motherboard.
  16. CMOS Baterai : Untuk mempertahankan memori dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis perangkat keras dan pengaturan lainnya khusus untuk komputer.






Keterangan : 

  1. Socket Processor : Tempat terpasangnya processor/CPU (Central Processing Unit) yang sering disebut dengan otak dari komputer.
  2. Socket RAM/Slot Memori : Untuk menempatkan RAM/Memasang RAM.
  3. Northbridge : Sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara processor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.
  4. Southbridge : Sebutan bagi komponen pembantu Northbridge.
  5. PCI Express x16 : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card agar dapat menghasilkan output yang berkualitas.
  6. PCI x1 : Untuk menempatkan aksesoris seperti adapter nirkabel, TV tunner dan sebagainya.
  7. Slot AGP : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card yang berjenis AGP.
  8. Slot PCI : Slot ekspansi dimana berbagai kartu plug in dapat dipasang beberapa kartu ekspansi seperti modem, kartu jaringan dan lain-lain.
  9. BIOS : Memori permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
  10. CMOS Baterai : Untuk mempertahankan memori dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis perangkat keras dan pengaturan lainnya khusus untuk komputer.
  11. Port SATA : Merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru. Digunakan untuk menghubungkan Harddisk dengan sistem komputer.
  12. Port IDE : Merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.
  13. Port Floppy Disk : Untuk menghubungkan mediaremovable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket/Floppy Disk.
  14. Port Power/ATX Power : Untuk menghubungkan konektor power dari power supply dengan motherboard.
  15. Back Panel : Kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang casing atau wadah komputer PC.
  16. Port PS/2 Mouse : Untuk menghubungkan mouse dengan komputer/PC.
  17. Port PS/2 Keyboard : Untuk memasang keyboard.
  18. Port Paralel : Untuk memasang perifelar kecepatan rendah dengan lebar data 8 bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer sebelum generasi USB.
  19. Port Serial : Untuk memasang perifelar kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Namun sekarang jarang digunakan
  20. Port SPDIF : Untuk menghubungkan komputer dengan perifelar audio seperti home theatre.
  21. Port Firewire : Untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti Audio capture atau streaming video.
  22. Port RJ45 : Untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.
  23. Port USB : Untuk antarmuka dengan perifelar atau peralatan eksternal generasi baru menggantikan port paralel dan port serial.
  24. Port Audio : Untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.


Artikel ini belum lengkap nanti akan saya update lagi 

Tuesday, June 30, 2026

3 Dasar Desain Grafis (Prinsip-Prinsip Tata Letak)


Menata prinsip-prinsip tata letak secara elekronik antara lain : proposi, irama (rythem), keseimbangan, kontras, kesatuan (unity) dan harmoni. 

Layout didalam bahasa memiliki arti tata letak. Sedangkan menurut istilah, layout merupakan usaha untuk menyusun, menata, atau memadukan elemenelemen atau unsur-unsur komunikasi grafis (teks, gambar, tabel dll) menjadikan komunikasi visual yang komunikatif, estetik dan menarik. Di sini diperlukan pertimbangan ketika sedang mendesain suatu infomasi yang seefektif mungkin. Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan.

Dalam teori tataletak dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu: 
membuat tataletak miniatur/sketsa mini (thumbnail) yaitu tahapan perancangan dalam menentukan komposisi unsur-unsur yang akan di tempatkan. visualisasinya masih berupa seketsa kolom teks dan kolom gambar. 

membuat tata-letak (rought lay out) yaitu tahapan perancangan yang sudah berwujud gambar dan teks

membuat tata letak konperhensif/lengkap yaitu tahapan perancangan dimana keseluruhan sudah disusun dengan baik dan teratur. sudah final dan sudah bisa di cetak. 


Secara umum prinsip-prinsip dalam penyusunan tata letak terdiri atas: 


  • Kesebandingan (Propotion)

Merupakan perbandingan antar satu bagian dengan bagian lain, atau antara bagian-bagian dengan unsur keseluruhan secara visual memberikan efek menyenangkan, artinya tidak timpang atau janggal baik dari segi bentuk maupun warna.

Kesebandingan dapat di jangkau dengan menunjukan hubungan antara: 
  • suatu elemen dengan elemen yang lain
  • elemen bidang / ruang dengan dimensi bidang / ruangnya 
  • dimensi bidang / ruang itu sendiri. 
Langkah-langkah menata tata letak untuk menciptakan proposi 
  1. tentukan unsur-unsur yang akan ditampilkan dalam layout
  2. tentukan unsur utama yang akan menjadi pusat perhatian 
  3. usur yang menjadi prioritas dab sebagai pendukung dapat menggunakan warna yang mencolok atau sebaliknya 
  4. berikan ruang kosong untuk memberikan kesempatan kepada unsur utama untuk menyampaikan pesannya
  5. mainkan beberapa bidang atau unsur dengan variasi ukuran sesuai peran masing-masing dalam komposisi tersebut. 
  • Keseimbangan (Balance) 
Keseimbangan (balance) adalah salah satu poin penting keberhasilan sebuah desain. Semua orang suka dengan keadaan nyaman (tidak timpang) terhadap apa yang dilihatnya. Keseimbangan dalam desain grafis dapat tercapai dengan mengatur berat visual masing-masing elemen, baik dalam hal skala, warna, kontras, dsb. 

Secara garis besar, keseimbangan pada desain grafis dapat terbagi kepada dua bagian :
1. Keseimbangan simetris (Symmetry Balance)
Keseimbangan simetris terjadi apabila berat visual dari elemen-elemen desain terbagi secara merata baik dari segi horizontal, vertikal, maupun radial. Gaya ini mengandalkan keseimbangan berupa dua elemen yang mirip dari dua sisi yang berbeda. Kondisi pada keseimbangan simetris adalah gaya umum yang sering digunakan untuk mencapai suatu keseimbangan dalam desain. Meskipun mudah untuk diterapkan, keseimbangan simetris sulit untuk membangkitkan emosi dari pembaca visual karena terkesan "terlalu direncanakan". Kesimbangan simetris juga biasa disebut dengan keseimbangan formal.



  • Irama (Rhythm)
  • Kontras (Contrast)
  • Kesatuan (Unity) 
  • Keselarasan (Harmony)

Mengenal Grid Pada Layout 
1. Grid System
2. The Golden Section 
3. The symetrical grid










Monday, June 29, 2026

2 Pemograman Perangkat Bergerak (Mengenal Android Studio)



KOMPETENSI DASAR 

3.1. Memahami teknologi pengembangan aplikasi mobile
4.1. Menyajikan teknologi pengembangan aplikasi mobile

MATERI POKOK 

Instalasi tool/perangkat pengembangan aplikasi mobile

MEMASANG ANDROID STUDIO

Pada bahasan yang kedua ini saya akan menjelaskan, mengenai tahapan-tahapan menginstali android studio, di 3 sistem operasi yang berbeda, 
  1. Menginstal Android Studio di Sistem Operasi Windows
  2. Menginstal Android Studio di Sistem Operasi MacOS
  3. Menginstal Android Studio di Sistem Operasi Linux
oke sebelum ke pembahasan inti saya akan terlebih dahulu untuk menjelaskan apa sih Android Studio, untuk apa fungsinya? 

di kelas X dan XI mungkin kalian pernah menggunakan NetBeans, eclipse, Borlan C++, C5Pro dll. nah android studio pun fungsinya sama seperti software-software di atas, namun lebih khusunys Android Studio diciptakan khusus untuk pemograman Android. di pelajaran sebelumnya saya sudah menjelaskan kepada temen-temen bagaimana perkembangan teknologi mobile, dan di sana juga sudah di bahas apa itu android. nah kalo lupa silahkan klik di sini untuk mempelajari kembali. 

Nah kali ini saya akan menjelaskan lebih mendetail. Android Studio adalah Lingkungan Pengembangan Terpadu - Integrated Development Environment (IDE) untuk pengembangan aplikasi Android, berdasarkan IntelliJ IDEA . Selain merupakan editor kode IntelliJ dan alat pengembang yang berdaya guna, Android Studio menawarkan fitur lebih banyak untuk meningkatkan produktivitas Anda saat membuat aplikasi Android, misalnya:
  • Sistem versi berbasis Gradle yang fleksibel
  • Emulator yang cepat dan kaya fitur
  • Lingkungan yang menyatu untuk pengembangan bagi semua perangkat Android
  • Instant Run untuk mendorong perubahan ke aplikasi yang berjalan tanpa membuat APK baru
  • Template kode dan integrasi GitHub untuk membuat fitur aplikasi yang sama dan mengimpor kode contoh
  • Alat pengujian dan kerangka kerja yang ekstensif
  • Alat Lint untuk meningkatkan kinerja, kegunaan, kompatibilitas versi, dan masalah-masalah lain
  • Dukungan C++ dan NDK
  • Dukungan bawaan untuk Google Cloud Platform, mempermudah pengintegrasian Google Cloud Messaging dan App Engine
Laman ini berisi pengantar dasar fitur-fitur Android Studio. Untuk memperoleh rangkuman perubahan terbaru, lihat Catatan Rilis Android Studio.
Struktur Proyek



Gambar 1 File Proyek Di Android Studio

Setiap proyek di Android Studio berisi satu atau beberapa modul dengan file kode sumber dan file sumber daya. Jenis-jenis modul mencakup:
  • Modul aplikasi Android
  • Modul Pustaka
  • Modul Google App Engine

Secara default, Android Studio akan menampilkan file proyek Anda dalam tampilan proyek Android, seperti yang ditampilkan dalam gambar 1. Tampilan disusun berdasarkan modul untuk memberikan akses cepat ke file sumber utama proyek Anda.

Semua file versi terlihat di bagian atas di bawah Gradle Scripts dan masing-masing modul aplikasi berisi folder berikut:
  • manifests: Berisi file AndroidManifest.xml.
  • java: Berisi file kode sumber Java, termasuk kode pengujian JUnit.
  • res: Berisi semua sumber daya bukan kode, seperti tata letak XML, string UI, dan gambar bitmap.
Struktur proyek Android pada disk berbeda dari representasi rata ini. Untuk melihat struktur file sebenarnya dari proyek ini, pilih Project dari menu tarik turun Project (dalam gambar 1, struktur ditampilkan sebagai Android).

Anda juga bisa menyesuaikan tampilan file proyek untuk berfokus pada aspek tertentu dari pengembangan aplikasi Anda. Misalnya, memilih tampilan Problems dari tampilan proyek Anda akan menampilkan tautan ke file sumber yang berisi kesalahan pengkodean dan sintaks yang dikenal, misalnya tag penutup elemen XML tidak ada dalam file tata letak.

Antarmuka Pengguna

Jendela utama Android Studio terdiri dari beberapa bidang logika yang diidentifikasi dalam di bawah ini 


  1. Toolbar memungkinkan Anda untuk melakukan berbagai jenis tindakan, termasuk menjalankan aplikasi dan meluncurkan alat Android.
  2. Navigation bar membantu Anda bernavigasi di antara proyek dan membuka file untuk diedit. Bilah ini memberikan tampilan struktur yang terlihat lebih ringkas dalam jendela Project.
  3. Editor window adalah tempat Anda membuat dan memodifikasi kode. Bergantung pada jenis file saat ini, editor dapat berubah. Misalnya, ketika melihat file tata letak, editor menampilkan Layout Editor.
  4. Toolbar window appears muncul di luar jendela IDE dan berisi tombol yang memungkinkan Anda meluaskan atau menciutkan jendela alat individual.
  5. Tool window  memberi Anda akses ke tugas tertentu seperti pengelolaan proyek, penelusuran, kontrol versi, dan banyak lagi. Anda bisa meluaskan dan juga menciutkannya.
  6. Status bar menampilkan status proyek Anda dan IDE itu sendiri, serta setiap peringatan atau pesan.

Anda bisa menata jendela utama untuk memberi Anda ruang layar yang lebih luas dengan menyembunyikan atau memindahkan bilah alat dan jendela alat. Anda juga bisa menggunakan pintasan keyboard untuk mengakses sebagian besar fitur IDE.

Anda dapat menelusuri seluruh kode sumber, basis data, tindakan, elemen antarmuka pengguna, dan seterusnya setiap saat dengan menekan tombol Shift dua kali, atau mengeklik kaca pembesar di sudut kanan atas dari jendela Android Studio. Ini akan sangat berguna misalnya saat Anda mencoba menemukan tindakan IDE tertentu yang Anda lupakan cara memicunya.

Nah itu sedikit penjelasan mengenai android studio, sebagai bahan awal pembelajaran pemograman perangkat bergerak ini, oke langsung saja saya akan menjelaskan bagai mana tahapan dari proses instalasi Android Studio ini 

Klik Disini Untuk Melanjutka 
Instalasi Android Studio di Sistem Operasi Windows





Sunday, June 28, 2026

3 Keamanan Jaringan (Tujuan, Resiko dan Ancaman Pada Jaringan Komputer)




Pendahuluan
Keamanan Komputer seperti yang dikatakan oleh John D. Howard, seorang Analisys Of Security Incidents On The Internet pada tahun 1989-1995, mengatakan bahwa : “Computer Security is preventing attackers form achieving objectives through unathorized access or unauthorized use of computers & Networks”. Yaitu proses pencegahan yang dilakukan oleh penyerang untuk terhubung ke dalam jaringan komputer melalui akses yang tidak sah, atau penggunaan secara ilegal dari komputer dan jaringan. 

Jadi Kalau kita simpulkan Keamanan komputer adalah suatu cabang teknologi yang dikenal dengan nama keamanan informasi yang diterapkan pada komputer. Sasaran keamanan komputer antara lain adalah sebagai perlindungan informasi terhadap pencurian atau korupsi, atau pemeliharaan ketersediaan, seperti dijabarkan dalam kebijakan keamanan.

Tujuan Keamanan Jaringan Komputer 

Menurut Garfinkel dan Spafford, ahli dalam computer security, komputer dikatakan aman jika bisa diandalkan dan perangkat lunaknya bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Keamanan komputer memiliki 5 tujuan, yaitu:
  1. Availability/Ketersediaan : Kemampuan ketersediaannya informasi yang dibutuhkan, kebanyakan jika komputer tidak aman, maka tingkat availabilitynya bisa dipertanyakan. Komputer dapat di shutdown jika dapat di exploit oleh attacker.
  2. Confidentiality/Kerahasiaan : Kerahasiaan informasi yang ada dalam komputer, hal ini bertujuan agar seluruh informasi yang rahasia dalam komputer tidak jatuh ke tangan attacker. Berbagai cara dilakukan untuk hal ini misalkan pembatasan akses, penggunaan secure mode, cyrptography, dsb.
  3. Data Integrity : Data memberikan informasi yang sama, utuh dan konsisten. Data integrity ini dilakukan agar tidak terjadi penyisipan-penyisipan informasi dari attacker dalam komputer. Biasanya hal ini berkaitan dengan verifikasi dan validitas informasi tersebut.
  4. Control : Informasi yang ada dalam komputer dapat kita control, kita awasi dan kita jaga. Hal ini bertujuan untuk kita dapat memonitoring seluruh aktifitas yang ada dalam komputer.
  5. Audit : Fungsi audit sangat penting, terutama untuk mengetahui log, informasi ini juga bisa digunakan untuk melakukan pengecekan kelemahan-kelemahan komputer, mengetahui & mencari titik lemah komputer serta melakukan improvement.
Keamanan komputer memberikan persyaratan terhadap komputer yang berbeda dari kebanyakan persyaratan sistem karena sering kali berbentuk pembatasan terhadap apa yang tidak boleh dilakukan komputer. Ini membuat keamanan komputer menjadi lebih menantang karena sudah cukup sulit untuk membuat program komputer melakukan segala apa yang sudah dirancang untuk dilakukan dengan benar. Persyaratan negatif juga sukar untuk dipenuhi dan membutuhkan pengujian mendalam untuk verifikasinya, yang tidak praktis bagi kebanyakan program komputer. Keamanan komputer memberikan strategi teknis untuk mengubah persyaratan negatif menjadi aturan positif yang dapat ditegakkan.

Resiko Jaringan Komputer 

Pendekatan yang umum dilakukan untuk meningkatkan keamanan komputer antara lain adalah dengan membatasi akses fisik terhadap komputer, menerapkan mekanisme pada perangkat keras dan sistem operasi untuk keamanan komputer, serta membuat strategi pemrograman untuk menghasilkan program komputer yang dapat diandalkan.

Segala bentuk ancaman baik fisik maupun logik yang langsung atau tidak langsung mengganggu kegiatan yang sedang berlangsung dalam jaringan. Faktor- Faktor penyebab risiko/gangguan dalam jaringan komputer : 
  • Kelemahan manusia (human error), 
  • Kelemahan perangkat keras komputer (hardware), 
  • Kelemahan sistem operasi jaringan (software), dan 
  • Kelemahan sistem jaringan komunikasi. 
Ancaman Jaringan Komputer 

Ancaman pada jaringan komputer bisa di bagi menjadi 2 bagian yaitu: 
  • Fisik : ancaman pada jaringan komputer terhadap perangkat keras (hardware), Contohnya diantaranya adalah sbagai berikut: 
    • Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan,
    • Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan,
    • Wiretapping, dan 
    • Bencana alam. 
  • Logic : ancaman pada jaringan komputer terhadap perangkat lunak (software), Contohnya diantaranya adalah sebagai berikut: 
    • Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi 
    • Virus
    • Sniffing 
Macam-macam Amcaman Pada Jaringan Komputer : 

  • DOS / DDOS, Denial of Services dan Distributed Denial of Services adalah sebuah metode serangan yang bertujuan untuk menghabiskan sumber daya sebuah peralatan jaringan komputer sehingga layanan jaringan komputer menjadi terganggu.
  • Paket Sniffing, adalah sebuah metode serangan dengan cara mendengarkan seluruh paket yang lewat pada sebuah media komunikasi, baik itu media kabel maupun radio. Setelah paket-paket yang lewat itu didapatkan, paket-paket tersebut kemudian disusun ulang sehingga data yang dikirimkan oleh sebuah pihak dapat dicuri oleh pihak yang tidak berwenang.
  • IP Spoofing, adalah sebuah model serangan yang bertujuan untuk menipu seseorang. Serangan ini dilakukan dengan cara mengubah alamat asal sebuah paket, sehingga dapat melewati perlindungan firewall dan menipu host penerima data.
  • DNS Forgery, adalah Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk mencuri data-data penting orang lain adalah dengan cara melakukan penipuan. Salah satu bentuk penipuan yang bisa dilakukan adalah penipuan data-data DNS.
  • Trojan Horse adalah program yang disisipkn tanpa pengetahuan si pemilik komputer, dapat dikendalikan dari jarak jauh & memakai timer
  • Probe adalah Usaha yang tak lazim untuk memperoleh akses ke dalam suatu sistem/ untuk menemukan informasi tentang sistem tersebut. Dapat dianalogikan sebagai usaha untuk memasuki sebuah ruangan dengan mencoba-coba apakah pintunya terkunci atau tidak
  • Scan adalah kegiatan probe dalam jumlah besar dengan menggunakan tool secara otomatis. Tool tersebut secara otomatis dapat mengetahui port-port yang terbuka pada host lokal/host remote, IP address yang aktif bahkan bisa untuk mengetahui sistem operasi yang digunakan pada host yang dituju
  • Account Compromise adalah penggunaan account sebuah komputer secara ilegal oleh seseorang yang bukan pemilik account tersebut. Account Compromise dapat mengakibatkan korban mengalami kehilangan atau kerusakan data.
  • Root Compromise adalah mirip dengan account compromise, dengan perbedaan account yang digunakan secara ilegal adalah account yang mempunyai privelege sebagai administrator sistem. Akibat yang ditimbulkan bisa mengubah kinerja sistem, menjalankan program yang tidak sah

Beberapa Metode Penyerangan
  • Eavesdropping, mendapatkan duplikasi pesan tanpa ijin
  • Masquerading, Mengirim atau menerima pesanmenggunakan identitas lain tanpa ijin mereka
  • Message tampering, Mencegat atau menangkap pesan dan mengubah isinya sebelum dilanjutkan ke penerima sebenarnya. “man-in-the-middle attack” adalah bentuk message tampering dengan mencegat pesan pertama pada pertukaran kunci enkripsi pada pembentukan suatu saluran yang aman. Penyerang menyisipkan kunci lain yang memungkinkan dia untuk mendekrip pesan berikutnya sebelum dienkrip oleh penerima
  • Replaying, menyimpan pesan yang ditangkap untuk pemakaian berikutnya.
  • Denial of Service, membanjiri saluran atau sesumber lain dengan pesan yang bertujuan untuk menggagalkan pengaksesan pemakai lain

Penjelasan Lebih lengkap bisa di lihat 

Pertemnuan Selanjutnya 
Cara Pengamanan Jaringan Komputer  



Thursday, June 25, 2026

5 Pemograman Perangkat Bergerak (Layout - LinierLayout)

Layout
Layout mendefinisikan struktur visual untuk antarmuka pengguna, seperti UI sebuah aktivitas atau widget aplikasi. Anda dapat mendeklarasikan layout dengan dua cara:

  • Deklarasikan elemen UI dalam XML. Android menyediakan sebuah kosakata XML sederhana yang sesuai dengan kelas dan subkelas View, seperti halnya untuk widget dan layout.
  • Buat instance elemen layout saat waktu proses. Aplikasi Anda bisa membuat objek View dan ViewGroup (dan memanipulasi propertinya) lewat program

Layout Linier
LinearLayout adalah sekelompok tampilan yang menyejajarkan semua anak dalam satu arah, secara vertikal atau horizontal. Anda bisa menetapkan arah layout dengan atribut android:orientation.




Semua anak LinearLayout akan ditumpuk satu sama lain, jadi daftar vertikal hanya akan memiliki satu anak per baris, seberapa pun lebarnya, dan daftar horizontal hanya akan setinggi satu baris (tinggi anak yang tertinggi, ditambah pengisi). LinearLayout akan mengikuti margin antara anak dan gravity (sejajar kanan, tengah, atau kiri) setiap anak.

Bobot Layout
LinearLayout juga mendukung penetapan bobot ke masing-masing anak dengan atribut android:layout_weight. Atribut ini menetapkan nilai "penting" ke sebuah tampilan dalam arti seberapa banyak ruang yang akan ditempatinya di layar. Nilai bobot yang lebih besar memungkinkannya diperluas untuk mengisi ruang yang tersisa di tampilan induk. Tampilan anak bisa menetapkan nilai bobot, kemudian ruang yang tersisa dalam kelompok tampilan diberikan ke anak dalam proporsi bobot yang dideklarasikan untuk mereka. Bobot default adalah nol.
Misalnya, jika ada tiga bidang teks dan dua di antaranya mendeklarasikan bobot 1, sementara yang lain tidak diberikan bobot, bidang teks ketiga yang tanpa bobot tidak akan membesar dan hanya akan menempati area yang diperlukan oleh materinya. Dua bidang lainnya akan diperluas secara seimbang untuk mengisi ruang yang tersisa setelah ketiga bidang diukur. Jika bidang ketiga kemudian diberikan bobot 2 (sebagai ganti 0), maka ia kini dideklarasikan lebih penting daripada kedua bidang lainnya, jadi ia mendapatkan setengah jumlah ruang yang tersisa, sedangkan dua yang pertama akan berbagi sisanya secara seimbang.

Anak yang berbobot sama
Untuk membuat layout linier di mana setiap anak menggunakan jumlah ruang yang sama di layar, setel android:layout_height setiap tampilan ke "0dp" (untuk layout vertikal) atau android:layout_width setiap tampilan ke "0dp" (untuk layout horizontal). Kemudian setel android:layout_weight setiap tampilan ke "1".

Contoh Penerapan pada Pemograman Android

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:paddingLeft="16dp"
    android:paddingRight="16dp"
    android:orientation="vertical" >
    <EditText
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:hint="@string/to" />
    <EditText
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:hint="@string/subject" />
    <EditText
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="0dp"
        android:layout_weight="1"
        android:gravity="top"
        android:hint="@string/message" />
    <Button
        android:layout_width="100dp"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_gravity="right"
        android:text="@string/send" />
</LinearLayout>